Jabhah Nushrah rilis video "The Heirs of Glory" season 2, tepat lima tahun revolusi Suriah

194

IDLIB (Arrahmah.com) – Bertepatan dengan masa peringatan lima tahun revolusi Suriah, Mujahidin Jabhah Nushrah di Suriah kembali merilis sebuah video mini-dokumenter berdurasi 36 menit yang berjudul “Warotsatul Majd” (para pewaris kemuliaan). Video ini juga diberi judul “The Heirs of Glory”. Rilisan ini merupakan season kedua, dimana season pertamanya dirilis pada pertengahan 2015 silam, lansir Arab21

Salah satu isi dari video tersebut yaitu membahas tokoh-tokoh penting Jabhah Nushrah, dengan jelas dalam video tersebut menampilkan sosok satu dari tiga pemimpin ternama Jabhah Nushrah, yaitu Abdur Rahim Atton alias Abu Abdullah Asy-Syami yang merupakan anggota Dewan Syariah Jabhah Nushrah. Asy-Syami merupakan salah satu tokoh yang menentang sistem demokrasi yang disuarakan Ikhwanul Muslimin di Mesir dan Tunisia

Ditampilkan juga sosok Ahmad Salamah Mabruk alias Abu Faraj Al-Masri. Dia adalah salah satu imigran dan tokoh yang cukup berpengaruh di Jabhah Nushrah. Abu Faraj Al-Masri sempat ditahan di Mesir, lalu dibebaskan pada masa pemerintahan presiden Muhammad Mursi. Kemudian ia berangkat ke Suriah dan bergabung dengan Jabhah Nushrah

Berikut ini adalah kutipan pembuka dari video tersebut, “Pada masa lalu, Islam telah mengalami kemenangan gemilang yang menyeluruh. Islam telah membuktikan keberadaannya saat memerangi pasukan Barat: pertama, pada masa Khulafa Rasyidin, yaitu ketika Suriah dan Mesir dibebaskan dari kekuasaan Yunani yang telah membebani mereka selama hampir seribu tahun, dan kedua pada masa Shalahuddin Al-Ayyubi dan Mamalik saat mengusir Pasukan Salib dan Tatar, yang dikalahkan dan dihinakan. Sekarang (ummat) Islam sedang tidur lelap. Namun, situasi global dapat membangunkannya untuk sekali lagi mengambil dominasi. Semoga, ini tidak terjadi.”

Banyak pejuang dan brigade terkesan dengan sepak terjang Jabhah Nushrah dalam berdakwah, karena beberapa kelebihan yang tidak ditemukan di kelompok lain, baik itu terpesona karena kerendahan hatinya, reputasi kejujurannya atau kesolidannya dalam menjaga hubungan. (M1/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Komentar
Loading...

Rekomendasi untuk Anda

Berita Arrahmah Lainnya

Banner Donasi Arrahmah