'Israel' temukan 180 kasus yang diduga COVID-19 di pabrik reaktor nuklir

112

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Sekitar 180 pekerja di pabrik nuklir Dimona “Israel” telah diisolasi setelah diduga terinfeksi virus corona, surat kabar “Israel” Hayom melaporkan.

Surat kabar nasional mengutip sumber-sumber di pabrik yang mengatakan bahwa lima pekerja dikonfirmasi telah tertular virus.

Sumber menambahkan bahwa pabrik Dimona telah menyaksikan “peningkatan yang signifikan dalam jumlah kasus virus corona,” mencatat bahwa jumlah total pasien telah mencapai 101 orang, naik dari 11 pekan sebelumnya.

Kementerian Kesehatan “Israel” baru-baru ini memerintahkan kota Dimona dikarantina dalam upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Israel” mengkonfirmasi 859 infeksi virus corona, jumlah kasus harian tertinggi sejak virus pertama kali terdeteksi pada 21 Februari, kata kementerian kesehatan.

(fath/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Komentar
Loading...

Rekomendasi untuk Anda

Berita Arrahmah Lainnya