Empat roket hantam zona hijau Baghdad

BAGHDAD (Arrahmah.com) – Empat roket menghantam daerah yang diklaim memiliki keamanan tingkat tinggi di Baghdad, yang menampung kedutaan asing termasuk Amerika Serikat, menurut pernyataan militer Irak.

Serangan pada Selasa (17/11/2020) terjadi kurang dari satu jam setelah AS mengumumkan rencana untuk mengurangi jumlah pasukannya di Irak dari 3.000 menjadi 2.500.

Dalam sebuah pernyataan, militer Irak mengatakan roket yang mendarat di Zona Hijau -pusat pemerintahan Irak dan rumah bagi misi diplomatik- diluncurkan dari lingkungan di distrik Al-Alf Dar di New Baghdad.

Unduh Aplikasi Arrahmah di Android

Pernyataan itu tidak menyebutkan korban jiwa.

Para pejabat Irak, yang berbicara tanpa menyebut nama sesuai dengan peraturan, mengatakan kepada kantor berita The Associated Press bahwa setidaknya dua personel keamanan Irak terluka dalam serangan itu.

Laporan berbicara tentang beberapa ledakan besar, diikuti oleh suara tembakan cepat dan suar merah menerangi langit, yang menunjukkan bahwa sistem pertahanan roket C-RAM kedutaan AS telah dikerahkan.

Serangan yang sering terjadi yang menargetkan kedutaan AS telah membuat Washington mengancam akan menutup misi diplomatiknya di Baghdad dan memicu krisis diplomatik sebelum pemilihan AS awal bulan ini.

Pada pertengahan Oktober, kelompok milisi yang didukung Iran mengumumkan mereka untuk sementara menghentikan serangan yang menargetkan kehadiran Amerika di Irak, termasuk kedutaan, dengan syarat pasukan koalisi pimpinan AS menarik diri dari negara itu.

AS memimpin koalisi internasional yang menginvasi Irak pada tahun 2003 dan menggulingkan mantan pemimpinnya, Saddam Hussein. Negara itu masih memiliki sekitar 3.000 tentara yang ditempatkan di seluruh Irak dengan dalih membantu negara itu memerangi ISIS sejak 2014.

Sejak Oktober 2019, lusinan serangan roket dan bom pinggir jalan telah menargetkan pasukan, kedutaan asing, dan instalasi lain di seluruh Irak.

Sebagai tanggapan, AS membom Kataib Hezbollah dan faksi garis keras pro-Iran lainnya yang disalahkan atas serangkaian serangan tersebut. (haninmazaya/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Komentar
Loading...

Rekomendasi untuk Anda

Berita Arrahmah Lainnya

Banner Donasi Arrahmah