Pasukan Khusus Irak : Militan ISIS Berkumpul Lagi Di Irak

0 0

BAGHDAD (Arrahmah.com) – Pasukan Operasi Khusus Irak (ISOF) kembali melakukan operasi khusus di selatan kota Kirkuk. Mereka menilai bahwa militan Islamic State (ISIS) telah berkumpul kembali dan mempunyai beberapa tempat persembunyian di daerah perbukitan dan parit sungai sekitar Kirkuk.

Sebagaimana dilansir The Guardian (11/7/2021), Jalil, komandan resimen Kirkuk dari Pasukan ISOF, mengatakan “Laporan intelijen mengatakan bahwa militan ISIS nampak berkumpul di daerah pegunungan Hamreen, di sebelah timur Kirkuk.”

Diduga beberapa kelompok militan ini merupakan sisa-sia dari pasukan mereka yang kalah empat tahun lalu oleh pasukan koalisi internasioanl di Mosul.

Mereka kerap melakukan serangan pada pos pemeriksaan militer dan polisi, membunuhi para pemimpin lokal yang pro-Irak, dan menyerang jaringan transmisi listrik dan instalasi minyak.

Dengan sumber daya keuangan mereka yang sangat terkuras dan kurangnya dukungan, menurut Jalil, mereka dipastikan akan mencari perlindungan di pegunungan dan ngarai. Militan ISIS ini akan terus bergerak sampai sumber daya dan orang yang cukup dikumpulkan untuk mengatur serangan besar kembali.

Seorang perwira intelijen senior yang ditempatkan di wilayah tersebut mengatakan bahwa daerah ini sangat penting bagi kelompok tersebut. “Daerah ini menghubungkan perbukitan dan pegunungan di timur, tempat yang sempurna untuk bersembunyi, dengan gurun di barat yang akan mengarah ke Suriah. Mereka tidak akan pernah melepaskan daerah ini.”

Seorang pemimpin suku yang anak buahnya telah berperang melawan ISIS mengatakan bahwa meskipun jumlah militan mereka saat ini kecil, mereka bekerja untuk menciptakan kembali kondisi yang memungkinkan mereka untuk menguasai daerah tersebut. Jika mereka dibiarkan, mereka akan segera mengatur dan berkumpul kembali.

“ISIS sekarang berada dalam situasi yang sama dengan al Qaeda setelah kekalahan mereka pada 2009,” kata pemimpin suku itu. “Mereka pergi ke bawah tanah untuk berkumpul kembali dan mengatur ulang. mereka butuh waktu kurang dari tiga tahun untuk kembali lebih kuat.” (hanoum/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Komentar
Loading...

Rekomendasi untuk Anda

Berita Arrahmah Lainnya