India dan Bangladesh Dilanda Banjir, 6 Juta Warga Terkurung Air

0

INDIA (Arrahmah.id) — Hujan muson menyebabkan banjir yang meluas di timur laut Bangladesh dan India, membuat hampir 6 juta orang terperangkap dan menewaskan sedikitnya 19 orang di Bangladesh. Pihak berwenang juga mengingatkan adanya kemungkinan cuaca dan keadaan akan makin memburuk.

Polisi setempat menjelaskan sambaran petir telah menewaskan sedikitnya 15 orang di delapan distrik di Bangladesh sejak Jumat, dan empat orang tewas akibat tanah longsor.

Banjir di Bangladesh, yang digambarkan oleh seorang pakar pemerintah sebagai potensi terburuk di negara itu sejak 2004, diperburuk oleh ilmpahan dari hujan lebat melintasi pegunungan India.

Hujan berlanjut pada Sabtu, dengan perkiraan lebih banyak selama dua hari ke depan. “Sebagian besar timur laut negara itu berada di bawah air dan situasinya makin buruk karena hujan lebat terus berlanjut,” kata Mohammad Mosharraf Hossain, Kepala Administrator Wilayah Sylhet Bangladesh, dikutip dari Reuters (19/6/2022).

Hujan muson musiman, yang biasanya dinanti oleh para petani di seluruh Asia Selatan, juga kerap menyebabkan hilangnya nyawa dan harta benda setiap tahun.

Bangladesh dan India telah mengalami peningkatan cuaca ekstrem dalam beberapa tahun terakhir, menyebabkan kerusakan skala besar. Para pemerhati lingkungan memperingatkan perubahan iklim dapat menyebabkan lebih banyak bencana, terutama di dataran rendah dan padat penduduk Bangladesh.

Jangan Lewatkan Besok Tayang !!!

Distrik Sunamganj yang paling parah dilanda di Bangladesh hampir terputus dari bagian lain negara itu, Hossain menambahkan bahwa pihak berwenang yang dibantu oleh tentara difokuskan untuk menyelamatkan mereka yang terperangkap dan mendistribusikan bantuan.

“Kekurangan perahu membuat orang sulit dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Hari ini angkatan laut bergabung dengan kami dalam upaya penyelamatan,” kata Hossain.

Tayangan televisi menunjukkan jalan-jalan Bangladesh dan jalur kereta api terendam, dengan orang-orang mengarungi air setinggi dada yang bergolak, membawa barang-barang dan ternak mereka.

Arifuzzaman Bhuiyan, Kepala Pusat Peramalan dan Peringatan Banjir yang dikelola negara mengatakan banyak sungai di Bangladesh telah naik ke tingkat yang berbahaya.

Di negara bagian Assam di timur laut India, angkatan bersenjata dipanggil untuk melakukan upaya penyelamatan setelah tanah longsor menewaskan sedikitnya sembilan orang dan membuat hampir 2 juta orang mengungsi dari rumah mereka dalam 10 hari terakhir, kata para pejabat. (hanoum/arrahmah.id)

Komentar
Loading...

Rekomendasi untuk Anda

Berita Arrahmah Lainnya

Banner Donasi M. Jibriel