Penyiar TV India: Gadis Muslim Harus Menikah dengan Pria Hindu!

0

NEW DELHI (Arrahmah.id) — Penyiar televisi India, Suresh Chavhanke, kembali mengeluarkan pernyataan anti-muslim. Suresh dikenal kerap memuntahkan kebencian dan menghasut kekerasan terhadap umat Islam.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Free Press Kashmir (7/9/2022), dia menyuruh gadis-gadis Muslim untuk menikah dengan laki-laki Hindu. Dia juga menyebutkan keuntungan yang akan akan didapat gadis Muslim jika mereka memutuskan untuk pindah agama.

Serangkaian tweet yang dikutip dalam sebuah laporan oleh portal berita yang berbasis di Hyderabad, Siasat Daily, menunjukkan Chavhanke mengklaim bahwa banyak gadis Muslim jatuh cinta dengan anak laki-laki Hindu.

“Saya berjanji di depan kamera bahwa jika Anda menikah dengan orang Hindu dan menjadi Hindu maka Anda tidak perlu menghadapi perceraian. Anda tidak perlu menjadi ‘pabrik produksi anak’. Anda tidak akan menjadi istri kedua dari seseorang,” kata Chavhanke sambil melanjutkan pidatonya yang menghasut.

Mengklaim bahwa di masa depan, India akan menjadi Rashtra Hindu, dia berkata, ‘Anda [gadis Muslim yang masuk agama Hindu] akan menjadi anggota pertama darinya’.

Nikmati video-video rilisan Arrahmah.id dengan versi lengkap tanpa ada sensor dan pembatasan...

Berbicara tentang Navaratri, ia meminta agar orang-orang yang tidak percaya pada dewa-dewa Hindu tidak boleh mengikuti program Dandiya.

“Wanita Muslim yang ingin bermain dandiya dapat mengatur program di wilayah mereka dan saya siap mengirim anak laki-laki Hindu untuk itu”, tambahnya, sesuai laporan The Siasat Daily.

Tahun lalu di bulan Mei, pembawa acara Sudarshan News melalui program TV-nya, menayangkan penggambaran grafis tentang pemboman Kubah Hijau Masjid an-Nabawi di Madinah, kota suci umat Islam, sebagai bagian dari liputannya tentang Israel-Palestina. konflik.

Kemudian pada bulan Desember, Chavhanke terlihat memberikan sumpah kepada banyak orang, di mana dia berkata, “Kami membuat resolusi sampai nafas terakhir kami, kami akan menjadikan India negara Hindu, dan mempertahankannya sebagai negara hanya Hindu. Kami akan bertarung dan mati jika diperlukan, kami juga akan membunuh.” (hanoum/arrahmah.id)

 

Komentar
Loading...

Rekomendasi untuk Anda

Berita Arrahmah Lainnya

Nikmati video-video rilisan Arrahmah.id dengan versi lengkap tanpa ada sensor dan pembatasan...