Bantu Muslim Palestina, Nenek 'Israel' Malah Dipukuli Pemukim Yahudi

0

YERUSALEM (Arrahmah.id) — Hagar Gefen, seorang aktivis perempuan berusia 70 tahun, mengatakan dia dipukuli oleh pemukim Yahudi ketika sedang membantu warga Palestina yang sedang memanem zaitu di Tepi Barat pada Rabu (19/10/2022). Akibat pemukulan itu, dia dan beberapa aktivis Israel dirawat di rumah sakit dengan tulang rusuk yang patah, lansir Haaretz (21/10).

Menurut kerabatnya, kondisi nenek Gefen dalam kondisi lemah dan sakit. Dia sangat menyesalkan apa yang terjadi pada saudaranya padahal para pelaku sama-sama warga Israel.

“Para perusuh menyerang saudara perempuan saya. Mereka menendangnya dan merobek tasnya dari tangannya,” kata kakaknya Elisha.

“Mereka mencuri semua dokumen pribadi, telepon, dan kacamata dari tasnya,” katanya.

“Saya tidak mengerti bagaimana polisi masih belum datang untuk mewawancarainya. Ini bukan pertama kalinya dia mengalami kekerasan seperti itu,” katanya.

Sebelumnya, nenek Gefen bersama dengan aktivis lainnya, pergi ke Tepi Barat, dekat pemukiman Ma’ale Amos, untuk membantu memanen zaitun warga Palestina. Biasanya ketika panen, banyak pemukim Irael yang sudah mengganggu warga Palestina.

Nikmati video-video rilisan Arrahmah.id dengan versi lengkap tanpa ada sensor dan pembatasan...

Tak lama sekelompok pria bertopeng mendekati mereka dan mulai meneriakkan cercaan dan dengan cepat melakukan kekerasan, menurut video pertengkaran itu.

Dalam klip itu, pemukim bertopeng terlihat memukul nenek Gefen dan aktivis lainnya.

Para pemukim Israel berdalih bahwa mereka dikepung warga Palestina yang mencoba mengusir mereka dari kebun zaitun warga Palestina. Akibat dilempari warga Palestina, pemukim Israel memilih untuk melakukan perlawanan.

Pasca insiden itu, polisi Israel meluncurkan penyelidikan dan menahan dua warga Palestina untuk diinterogasi.

Sarah Gefen, saudara ipar nenek Gefen berbagi postingan di halaman Facebook-nya yang menjelaskan apa yang telah terjadi.

“Bagaimana bisa seorang wanita berusia 70 tahun menjadi ancaman bagi anak muda yang bisa menjadi cucunya? Bagaimana bisa ada anak muda di antara kita yang bangun pagi dan misi mereka adalah memukuli orang tua? Kalau itu yang mereka lakukan? Melakukan juga pada orang Yahudi, lalu apa yang mereka lakukan pada orang Arab?” tanya adik ipar Gefen dalam postingannya. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

Komentar
Loading...

Rekomendasi untuk Anda

Berita Arrahmah Lainnya

Nikmati video-video rilisan Arrahmah.id dengan versi lengkap tanpa ada sensor dan pembatasan...