Amanat Habib Rizieq di Reuni 212: Umat Islam Harus Lawan Berita Hoax dengan Berita Haq!

Oleh:

|

Kategori:

JAKARTA (Arrahmah.id) – Acara Munajat Akbar dan Indonesia Bersholawat untuk keselamatan NKRI atau Reuni 212 yang digelar di Masjid Agung At-Tiin, TMII, Jakarta Timur, Jum’at (2/12/2022) mulai pukul 03.00 WIB pagi, dihadiri oleh ribuan umat Islam

Habib Rizieq Shihab hadir sekitar pukul 3 dinihari kemudian melaksanakan sholat tahajjud berjamaah bersama para jamaah yang memadati Masjid At-Tiin. Ustadz Imam Romadhon yang menjadi imam.

KH Muammar ZA menjadi imam sholat shubuh, kemudian pembacaan munajat akbaf yang dipimpin olehBuya Qurthubi Jaelani.

Setelah itu, pembacaan Maulid Simthud Dhuror oleh Habib Muhammad bin Idrus Alhaddad dari Malang, Sholawat Qashidah dan sebagainya oleh KH Nasir Mansur dari Madura.

Dalam sambutannya, Habib Rizieq Shihab berpesan kepada para peserta Reuni 212 agar tidak menyebarkan berita hoaks.

Habib Rizieq menegaskan supaya berita bohong dilawan dengan kebenaran atau fakta, bukan ikut menyebarkan berita dusta.

““Umat islam tidak boleh menyebarkan hoaks, haram. Tidak boleh menyebarkan berita dusta, berita hoaks, berita bohong, tidak boleh. Maka dari itu kalau anda marah, anda kesal, anda kecewa, (karena) ada berita hoaks (yang) menjelekkan ulama, menjelekkan gerakan islam, lawan dengan berita yang haq,” tegasnya.

Habib Rizieq juga berpesan, apabila ada berita hoaks soal tokoh agama seperti ulama, kiai, ustaz, dan habib, maka harus disampaikan tandingannya dengan informasi yang sebenarnya.

Menurutnya, berita hoaks memang sengaja disebarkan pihak-pihak yang tidak sepemikiran dengan tujuan untuk memancing emosi. Ketika terpancing, maka tercapai tujuan membuat citra buruk ke kaum muslim.

HRS meminta semuanya untuk bersabar, jika memang sudah tak tertahankan, tetap tahan jangan balas. Karena, lanjutnya, memang haram hukumnya bagi umat islam untuk menyebarkan sebuah kebohongan.

Membesarkan hati peserta, HRS mengatakan bahwa setiap kesabaran dan pengorbanan akan berbuah manis kelak.

“Lawan bohong (hoaks) dengan (haq) benar Saudara. Lawan itu berita dusta dengan berita fakta. Insya Allah perjuangan kita akan berkah dan Allah memberikan kita kemenangan,” pungkasnya.

(ameera/arrahmah.id)