As Sahab Media Kembali Merilis Pesan Syaikh Usamah bin Ladin, Kali Ini untuk Rakyat Eropa

Oleh:

|

Kategori:

Afghanistan (armnews) – Syaikh Usamah bin Ladin kembali muncul dalam sebuah rekaman audio yang dipublikasikan oleh As Sahab Media, Jum’at (30/11). Kali ini pesan beliau ditujukan kepada rakyat Eropa.

Berikut adalah terjemahan lengkap transkrip pesan beliau:

Segala puji bagi Allah, yang tidak menciptakan manusia tiada guna dan tidak membiarkan mereka sia-sia, akan tetapi Dia menciptakan mereka untuk beribadah kepada-Nya, maka orang yang pintar akan mentaati-Nya dan orang yang sengsara akan mengingkari-Nya.

Adapun sesudah itu:

Pesanku ini adalah untuk rakyat negeri yang menjadi sekutu Amerika dalam invasi Afghanistan, dan saya khususkan untuk warga Eropa.

Kesejahteraan bagi mereka yang mengikuti petunjuk.

Adapun sesudah itu:

Kalian bukan tidak tahu bahwa rakyat Afghan telah merasakan dua hal  yang sangat pahit dalam dua dekade oleh orang-orang Rusia bersama agen-agen komunis mereka, akan tetapi mereka bersabar, berjihad dan tetap teguh dan menang dengan karunia Allah.

Dan sebelum sembuh luka mereka dan berakhir dukacita mereka, mereka kembali diserang tanpa hak oleh pemerintah kalian yang zhalim, tanpa pikir panjang terhadap pernyataan Bush bahwa perang ini merupakan pembalasan atas peristiwa 11 September, meskipun – sebagaimana yang saya katakan sebelumnya – peristiwa Manhattan tersebut merupakan pembalasan terhadap pembunuhan oleh koalisi Amerika-Israel terhadap rakyat kami di Palestina dan Lebanon.

Dan saya, adalah penanggungjawab atas peristiwa itu (9/11). Dan saya tekankan bahwa seluruh rakyat Afghan –pemerintah dan rakyat– tidak tahu menahu atas peristiwa itu, dan Amerika tahu itu, karena sebagian menteri Taliban telah jatuh ke tangan mereka, dan mereka diintrogasi dan dari situ ketahuan.

Dan itulah kenapa pemerintah Taliban meminta Amerika untuk membuktikan kebenaran dakwaan mereka sebelum melakukan invasi, tetapi mereka tidak bisa memberikan bukti apapun, malahan mereka bersikeras melakukan invasi, dan Eropa ikut di belakangnya dalam hal itu, dan tidak punya pilihan kecuali hanya sebagai “anak buah”.

Dan cukuplah sebagai bukti dalam hal ini masuknya kalian dalam perang ini dan kalian membebaskan prajurit-prajurit AS dari pertangungjawaban di pengadilan Eropa.

Karena alasan ini, pesan saya ini ditujukan langsung kepada kalian, bukan politisi kalian, karena bukan menjadi rahsia lagi bahwa Blair, Brown, Berlusconi, Aznar, Sarkozy dan siapa yang bersama dan seperti mereka, senang berteduh di bawah naungan Gedung Putih.

Dan tidak ada perbedaan besar yang disebutkan di antara mereka dan kebanyakan pemimpin Dunia Ketiga.

Jadi singkatnya, dalam perang ini kalian telah menggabungkan dua kezhaliman:

Pertama bahwa perang terhadap penduduk Afghan dilakukan tanpa keadilan.

Kalian tidak punya satu pun bukti yang benar untuk diajukan ke pengadilan.

Tambahan pula, kalian menghancurkan kamp-kamp al-Qaida dan membunuh sebagian anggotanya, dan menangkap lainnya, kebanyakan mereka dari Pakistan.

Jadi apa dosa rakyat Afghan sehingga kalian melanjutkan perang zhalim ini terhadap mereka? Dosa mereka hanyalah karena mereka Muslim, dan ini menunjukkan dengan jelas kedengkian pasukan Salib terhadap Islam dan pengikutnya.

Kedua, dalam perang ini, kalian tidak mematuhi etika dan protokol dalam peperangan, kebanyakan korban kalian – akibat pengeboman – adalah wanita dan anak-anak, dan itu dengan sengaja.

Kalian tahu bahwa wanita-wanita kami tidak berperang, meskipun begitu kalian tetap menyerang mereka bahkan pada hari-hari perayaan, dengan sadar dan secara tetap, berharap agar menghancurkan semangat juang Mujahidin.

Ini tidak akan bermanfaat bagi kalian, bagaimanapun, kami akan tetap teguh dengan karunia Allah SWT dan tetap melakukan perlawanan terhadap orang-orang zhalim dan mengusir para penjajah.

Saya secara pribadi telah menyaksikan peristiwa-peristiwa seperti ini, dan hal ini terus terjadi hampir setiap harinya, dan hospital penuh dengan orang-orang yang tidak bersalah.

Kalian tidak punya agama, moral, kemanusian, juga rasa malu.

Untuk kalian ketahui, bahwa rakyat Afghan adalah Muslim pemberani, penentang, waspada, terhormat, religius yang menentang penghinaan dan penundukan kepada penjajah. Dan sejarah mereka kaya dengan keteguhan dan kemenangan.

Mereka berperang melawan Inggris di masa kejayaannya dan mengalahkan mereka dengan izin Allah, dan mereka berperang melawan Rusia di masa kejayaannya dan mengalahkan mereka dengan izin Allah.

Dan hari ini, mereka berperang melawan Amerika dan sekutu-sekutunya di bawah kepemimpinan Pemimpin kaum Mukminin (Amirul Mukminin), Mulla Umar, semoga Allah melindungi beliau, dan di bawah komando Kuda Medan Perang, Haji Mansur Dadullah.

Saya berdoa kepada Allah untuk memenangkan dan meneguhkan mereka.

Kesimpulannya, saya ingatkan kalian bahwa kejayaan Amerika mulai surut, dengan karunia Allah. Dan mereka akan pulang menuju kampung halaman mereka di belakang Lautan Atlantik, dan meninggalkan tetangga-tetangga mereka menyelesaikan perhitungan mereka terhadap lainnya.

Jadi sebaiknya kalian kendalikan politikus-politikus kalian yang datang ke Gedung Putih dan bekerja secara aktif agar mencabut penindasan dari orang-orang yang tertindas.

Keadilan adalah benar, dan ketidakadilan adalah azab, dan kembali kepada kebenaran adalah tanda orang yang berakal. Dan kesejahteraan bagi mereka yang mengikuti petunjuk. (fad/arrahmah.com)