FA Iran Mengeluh Kepada FIFA Setelah Federasi Sepak Bola AS Hapus ‘Allah’ Dari Grafis Bendera

Oleh:

|

Kategori:

(Twitter)

DOHA (Arrahmah.id) – Federasi Sepak Bola Iran ajukan keluhan kepada FIFA terkait penghapusan kata “Allah” dari benderanya di unggahan media sosial oleh mitranya dari Amerika, kantor berita negara Iran IRNA melaporkan.

Keluhan datang menjelang pertandingan Piala Dunia antara Iran dan Amerika Serikat pada hari ini, Selasa (29/11/2022).

Kantor berita negara Iran IRNA melaporkan bahwa “dalam tindakan tidak profesional, halaman Instagram federasi sepak bola AS menghapus simbol Allah dari bendera Iran.”

Badan sepak bola Iran telah menulis kepada FIFA “untuk menuntut agar mengeluarkan peringatan serius kepada federasi AS,” tambahnya.

FIFA belum memberikan tanggapan publik segera atas pengaduan tersebut.

Tim AS dan Iran akan bentrok dalam pertandingan penting Piala Dunia pada Selasa (29/11), sebuah permainan yang sudah diperumit oleh permusuhan lama antara bangsa-bangsa.

Pada 1980, AS dan Iran mengakhiri hubungan diplomatik.

Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Ahad pagi (27/11) bahwa mereka telah memutuskan untuk menghapus bendera resmi Iran di akun media sosial sebagai solidaritas dengan “perempuan di Iran yang memperjuangkan hak asasi manusia.”

Bendera Republik Islam memiliki tiga pita horizontal berwarna merah, putih, dan hijau dengan kata “Allah” di tengahnya.

Bendera Iran hanya menampilkan warna hijau, putih, dan merah di spanduk akun Twitter tim AS yang mencantumkan pertandingan penyisihan grup tim. Hal yang sama terlihat di postingan yang menguraikan total poin grup saat ini di akun Facebook dan Instagram-nya.

Pada Ahad sore (27/11), bendera yang diubah telah dihapus dari unggahan Facebook dan Instagram, dan kembali memasang bendera biasa di unggahan Twitter.

“Kami ingin menunjukkan dukungan kami kepada para wanita di Iran dengan grafik kami selama 24 jam,” kata federasi.

Tim AS “melanggar piagam FIFA, di mana skorsing 10 pertandingan adalah hukuman yang pantas,” tulis kantor berita Iran Tasnim di Twitter.

Selanjutnya dikatakan bahwa tim AS “harus dikeluarkan” dari Piala Dunia. (zarahamala/arrahmah.id)