Komputer Hybrid Masuk Pasar Indonesia

Oleh:

|

Kategori:

Jakarta (armNews) – Komputer hybrid atau yang lebih dikenal dengan komputer yang memadukan keunggulan dari notebook dan desktop kini mulai memasuki pasar Indonesia setelah NEC meluncurkan produk tersebut di Jakarta, Selasa.

Produk yang dikemas dengan nama NEC Powermate P5000 tersebut merupakan komputer hybrid yang pertama kali masuk di pasar Indonesia. Produk ini juga merupakan komputer hybrid pertama yang dijual di luar Jepang.

Senior Manager Desktop Product Marketing NEC untuk Asia Pasifik Mitsuhiro Tagami mengatakan, NEC sejauh ini merupakan produsen komputer hybrid pertama di dunia sehingga pasar untuk komputer tersebut masih sangat terbuka luas di Indonesia.

Pihak NEC mentargetkan bisa menjual sekitar 200 unit PC tersebut setiap bulannya.

Komputer ini sepintas menyerupai PC pada umumnya, namun tanpa CPU. Monitornya pun dibuat sedemikian rupa sehingga mudah dibawa dengan adanya pegangan di bagian atas belakang monitornya.

Komputer ini juga tidak terlalu direpotkan dengan banyaknya kabel-kabel. Satu-satunya kabel yang dibutuhkan hanyalah untuk menghubungkan dengan listrik. Sementara kabel keyboard dan mouse tidak ada. Keyboard dan mouse terhubungkan ke P5000 dengan frekuensi radio nirkabel yang memungkinkan unit ini dioperasikan sampai jarak 10 meter jauhnya dari P5000.

Dengan desain unik dan ukuran yang kecil hanya seberat 4 kg menjadikan komputer ini menonjol di semua tempat khususnya jika ruangan sangat terbatas tapi menginginkan citra dan gaya.

P5000 menggabungkan layar TV berkualitas berukuran 17 inch dengan pengeras suara yang terintegrasi. Komputer ini di Jepang juga menerima penghargaan “Japan Good Design Award”.

Diperkuat dengan prosesor inti ganda AMD turion 64 X2 menjadikan PC yang dirancang untuk pengguna pribadi dan komersial ini mampu menjalankan banyak aplikasi secara simultan.

Untuk memperkuat fitur jejaring media rumahan, P5000 juga telah dilengkapi dengan cyberlink soft-DMA 1.5 dan fasilitas jejaring nirkabel. Fasilitas ini memberikan kebebasan pengguna untuk meletakan P5000 dimanapun tanpa mengurangi kemampuan jejaringnya.

P5000 yang dijual dengan harga 1.599 dolar AS itu juga mempunyai kemampuan untuk mengisi ulang listrik telepon genggam atau media player melalui USB port tanpa perlu mengoperasikan sistem PC.

http://www.nec-asia.com/details.asp?CatID=2&GenID=33

Sumber: Antara