Rusia kirim bala bantuan ke Suriah utara

Oleh:

|

Kategori:

Pasukan Rusia di Qamishli. (Foto: AFP)

TAL RIFAAT (Arrahmah.id) – Rusia mengerahkan bala bantuan pasukan pada Rabu (30/11/2022) ke wilayah Suriah utara yang dikuasai oleh pejuang Kurdi dan pasukan rezim Asad, kata penduduk dan kelompok pemantau perang, di tengah kekhawatiran serangan darat Turki.

Langkah sekutu Damaskus, Moskow, dilakukan setelah Ankara melancarkan serangan udara ke sasaran Kurdi di Suriah dan Irak pada 20 November, sepekan setelah pemboman Istanbul yang mematikan yang dituduhkan pada militan Kurdi, yang telah membantah bertanggung jawab.

Penduduk Tal Rifaat, kantong yang dikuasai Kurdi di utara Aleppo, mengatakan kepada AFP bahwa bala bantuan pasukan Rusia telah mencapai kota itu.

Tal Rifaat terletak 15 kilometer (sembilan mil) selatan perbatasan dengan Turki. Pasukan Kurdi menguasai kota dan desa-desa sekitarnya, dan pasukan Rusia sudah hadir di daerah tersebut.

Penduduk mengatakan pasukan Rusia telah memasang penghalang jalan di desa terdekat yang memisahkannya dari posisi di bawah kendali pasukan Turki dan proksi Suriah mereka.

Proksi Turki menguasai daerah-daerah di sekitar Tal Rifaat dari utara, sementara pasukan rezim Suriah yang didukung Rusia menguasai sebagian besar zona di selatan.

Setelah melakukan serangkaian serangan udara, Turki mengancam akan melancarkan serangan darat ke Suriah utara, termasuk kantong Tal Rifaat serta Kobane dan Manbij lebih jauh ke timur.

Kobane dan Manbij berada di bawah kendali Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS, yang mencakup Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), salah satu kelompok yang dituduh Turki berada di balik pengeboman Istanbul.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), kelompok pemantau perang yang berbasis di Inggris, mengatakan Rusia juga memperkuat pasukannya di pangkalan udara yang dikendalikan rezim di dekat Tal Rifaat.

Bala bantuan bisa menjadi upaya “untuk menghentikan atau menunda operasi Turki,” kata kepala SOHR Rami Abdel Rahman kepada AFP.

Pasukan pimpinan Kurdi di Suriah utara telah meminta Rusia untuk mencegah Turki melancarkan serangan darat terhadap mereka, kata komandan mereka pada Selasa.

SOHR mengatakan bala bantuan Rusia juga telah mencapai pinggiran kota perbatasan Kobane.

Pasukan Rusia dikerahkan di beberapa daerah perbatasan yang dikuasai Kurdi di Suriah utara menyusul perjanjian 2019 yang berusaha untuk mencegah ancaman serangan Turki sebelumnya.

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pekan lalu bahwa Turki lebih bertekad untuk mengamankan perbatasannya dengan Suriah dari serangan pejuang Kurdi, mengancam operasi darat “pada waktu yang paling nyaman.”

Sejak 2016, Turki telah melakukan operasi berturut-turut melawan pasukan Kurdi di Suriah utara yang telah memasang proksi di beberapa daerah di sepanjang perbatasan.  (haninmazaya/arrahmah.id)