Haedar Nashir: Universitas SiberMu Lahan Dakwah Muhammadiyah Abad Kedua

0

JAKARTA (Arrahmah.id) – Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menghadiri acara launching kampus virtual Universitas SiberMu pada Rabu (5/10).

Dalam amanatnya, Haedar menyebut Universitas SiberMu merupakan kampus era baru yang harus dikembangkan.

“SiberMu adalah kampus milik bersama yang memiliki genre baru dan era baru ketika banyak pihak berbicara tentang era revolusi 4.0 dan revolusi teknologi super canggih. Maka hari ini kita memulai mengembangkan pendidikan tinggi lewat peresmian kampus Universitas SiberMu,” ungkap Haedar.

Ia mengatakan terkait apa yang perlu dipelajari dari era dunia baru yang memperkenalkan metaverse sebagai dunia virtual yang lebih nyata dan mempergunakannya untuk hal-hal yang positif.

“Apa yang kita pelajari dari dunia baru ini, sebenarnya kita sudah beberapa tahun ini dikenalkan dengan metaverse sebagai sebuah instrumen baru yang akan dikenal dengan dunia virtual secara lebih nyata. Tentu ini untuk hal-hal yang postif, sebab dunia baru ini juga akan diisi oleh kepentingan yang dapat merusak relasi peradaban manusia. Semua tergantung sebagaimana kita menjadi khalifah di muka bumi,” lanjutnya.

Haedar mengatakan, saat ini Muhammadiyah tengah masuk ke dalam aspek yang strategis dan penting, yaitu masuk masuk ke dalam dunia virtual dan menjadikan sebagai instrumen untuk kemajuan.

Nikmati video-video rilisan Arrahmah.id dengan versi lengkap tanpa ada sensor dan pembatasan...

“Kalau selama ini Muhammadiyah memproduksi Islam berkemajuan dan Muhammadiyah berkemajuan, di samping amal usaha yang dibangun dan dihadirkan untuk masyarakat luas, sebenarnya hari ini kita melengkapi dan memperkaya serta menambah khazanah dan inilah Muhmammadiyah berkemajuan,” jelasnya.

Haedar menjelaskan, ada tiga hal yang perlu dilakukan Muhammadiyah. Pertama, Muhammadiyah harus mempercanggih pemahaman dan kemampuan tentang teknologi. Kedua, mengubah mindset masyarakat luas dari kebiasaan tatap muka secara virtual untuk membangun peradaban berkemajuan. Ketiga, nilai.

“Kemajuan peradaban apapun kunci utamanya adalah value, yaitu nilai-nilai luhur atau nilai-nilai penting yang menjadi jiwa kita. Kalau kita umat beragama yang menjadi value adalah agama. Bagaimana sebagai seorang muslim yang menjadikan Islam sebagai nilai utama,” ungkap dia.

“Selamat. InsyaAllah kita akan terus maju melalui Universitas SiberMu maupun Perguruan Tinggi Muhammadiyah lainnya untuk meyebarkan peradaban Islam berkmajuan nan rahmatan lil ‘alamiin,” pungkasnya.

(ameera/arrahmah.id)

Komentar
Loading...

Rekomendasi untuk Anda

Berita Arrahmah Lainnya

Nikmati video-video rilisan Arrahmah.id dengan versi lengkap tanpa ada sensor dan pembatasan...