Kemenkes: Sanksi Harus Ditegakkan Lagi Bagi Pelanggar Prokes

0

JAKARTA (Arrahmah.com) – Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa peraturan pemberian sanksi atau hukuman bagi siapa saja yang melanggar protokol kesehatan di tempat umum harus ditegakkan lagi.

“Sekarang karena merasa angka kasus turun, merasa sudah aman, sanksi yang dulu harus digaungkan lagi dari TNI-Polri. Ini membuktikan sanksi hukum masih perlu dilakukan terhadap pelanggaran 5M,” kata Kepala Pusat Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan Diono Susilo dalam Forum Merdeka Barat 9 yang dipantau secara daring di Jakarta, Rabu (10/11), lansir RMOL.

Kementerian Kesehatan menilai penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan terbukti ampuh dalam menertibkan masyarakat agar patuh menerapkan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, menghindari kerumunan, dan menjaga mobilitas.

Menurut Diano, Kementerian Kesehatan membutuhkan bantuan dari instansi dan kementerian lain terutama dalam menjaga kewaspadaan, keamanan, dan ketertiban dalam penerapan protokol kesehatan.

Jangan Lewatkan Besok Tayang !!!

Dia tidak menampik bahwa saat ini banyak warga yang merasa aman dan tidak lagi menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat kasus COVID-19 di Indonesia melandai.

Dia menegaskan, masyarakat harus tetap waspada karena pandemi belum selesai.

“Kami ingatkan kembali pada masyarakat pandemi belum berakhir. Betul ada penurunan, ini karena kerja sama kita semua baik pemerintah maupun masyarakat. Sama-sama terapkan protokol kesehatan 5 M di manapun kapanpun, ini akan mempercepat pemusnahan, menghindari kejadian di masa lalu,” jelasnya.

Diano menyebut penurunan kasus COVID-19 yang terjadi di Indonesia sekarang tidak hanya disebabkan oleh penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat, namun juga cakupan vaksinasi yang terus bertambah.

Komentar
Loading...

Rekomendasi untuk Anda

Berita Arrahmah Lainnya

Banner Donasi M. Jibriel