KABUL (Arrahmah.id) - Dalam tiga bulan terakhir, enam warga Afghanistan, termasuk perempuan, tewas di Iran.
Namun, tidak ada satu pun kasus mereka yang telah ditangani oleh otoritas Iran.
Ahmadullah Wasiq, juru bicara Komisi Penanganan Masalah Pengungsi, mengatakan: “Dalam tiga bulan terakhir, dalam enam insiden terpisah, enam warga Afghanistan tewas di Iran, beberapa di antaranya perempuan. Dalam salah satu kasus tersebut, seorang perempuan masih hilang, dan penyelidikan masih berlangsung.”
Para ahli hukum menyatakan bahwa misi diplomatik Afghanistan di Iran harus menangani masalah ini dengan serius. Mereka menekankan bahwa kedutaan besar dan konsulat tidak boleh hanya mencatat dan melaporkan insiden, tetapi harus mengikuti kasus hingga keadilan terwujud, lansir Tolo News (11/8/2025).
Analis politik Idris Mohammadi Zazi mengatakan: “Di mana pun warga Afghanistan tinggal, jika mereka dirugikan, merupakan tanggung jawab Imarah Islam Afghanistan untuk mempertahankan hak-hak mereka dan memantau proses hukum untuk menentukan tuduhan apa yang dikenakan pada warga Afghanistan yang ditangkap.”
Analis politik Gol Mohammaddin Mohammadi mengatakan: “Di Iran, setiap kali seorang Afghanistan dibunuh atau diadili, hal itu bertentangan dengan prinsip-prinsip internasional dan bukan kabar baik bagi warga Afghanistan.”
Sementara itu, deportasi migran Afghanistan dari Iran telah meningkat tajam tahun ini. Dari 1 April hingga akhir Juli saja, 1,4 juta warga Afghanistan telah dideportasi dari Iran. (haninmazaya/arrahmah.id)
