Memuat...

12 Negara Arab Siaga Cuaca Ekstrem: Hujan Lebat, Salju, dan Suhu di Bawah Nol Mengancam

Zarah Amala
Selasa, 20 Januari 2026 / 2 Syakban 1447 10:30
12 Negara Arab Siaga Cuaca Ekstrem: Hujan Lebat, Salju, dan Suhu di Bawah Nol Mengancam
Seorang warga Lebanon membersihkan salju dari pintu masuk tokonya di desa Soufar, sebelah timur Beirut, di tengah gelombang embun beku yang melanda negara itu dan menyebabkan penutupan banyak jalan pegunungan (AFP).

RIYADH (Arrahmah.id) - Sebanyak 12 negara Arab, mulai Senin (19/1/2026) hingga beberapa hari ke depan, diperkirakan akan dilanda cuaca ekstrem. Pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan resmi terkait potensi hujan lebat, salju, embun beku (frost), kabut tebal, hingga angin kencang yang berisiko mengganggu lalu lintas, pelayaran, dan sektor pertanian.

Negara-negara yang terdampak meliputi Maroko, Aljazair, Tunisia, Irak, Palestina, Lebanon, Suriah, Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Oman. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi instruksi dari pihak berwenang.

Badan Meteorologi Maroko memperingatkan adanya gelombang dingin ekstrem dan hujan salju hingga Rabu (21/1), dengan suhu minimum mencapai -4 hingga -9 derajat Celsius di beberapa wilayah. Di Aljazair, angin kencang diprediksi akan mengganggu jarak pandang dan memicu gelombang laut tinggi. Sementara di Tunisia, curah hujan tinggi hingga 120 mm diperkirakan akan mengguyur wilayah Nabeul, sehingga petani diminta mengamankan ternak dan mesin pertanian dari daerah aliran sungai.

Irak diprediksi akan mengalami penurunan suhu drastis disertai salju pada pertengahan pekan. Di Lebanon dan Suriah, ancaman utama adalah terbentuknya lapisan es (gelamin) di jalanan pegunungan yang sangat membahayakan pengendara, serta kabut tebal yang menyelimuti jalur internasional.

Di Arab Saudi, suhu diperkirakan akan anjlok hingga 2 derajat di bawah nol (-2°C) di wilayah perbatasan utara. Mesir juga memperingatkan adanya kabut asap yang sangat pekat di pagi hari yang dapat mengganggu jarak pandang di jalan raya utama.

Pusat Meteorologi UEA memperingatkan risiko kabut tebal pada dini hari. Sedangkan di Bahrain dan Oman, angin utara yang kencang akan memicu suhu dingin yang menusuk serta kenaikan gelombang laut dan badai debu di kawasan gurun.

Otoritas cuaca Palestina memperingatkan risiko kendaraan tergelincir akibat jalanan yang membeku dan licin, terutama pada Selasa dan Rabu pagi, serta meminta petani melindungi tanaman mereka dari dampak suhu beku.

Secara keseluruhan, gelombang udara kutub yang luas sedang menyelimuti kawasan tersebut pekan ini, menuntut kesiapsiagaan penuh dari warga untuk menghindari risiko kecelakaan maupun kerugian materiil. (zarahamala/arrahmah.id)

Headlinetimur tengahsaljucuaca ekstremhujan lebat