360 Bocah Palestina Mendekam di Penjara Israel

Oleh:

|

Kategori:

Ramallah: Lembaga Kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia Palestina menegaskan, jumlah tahanan anak-anak Palestina di penjara Israel saat ini mencapai 360 anak. Mereka mengalami perlakukan buruk dan tidak manusiawi yang tidak layak bagi usia mereka. Bahkan sangat bertentangan dengan hokum dan konvensi internasional yang menjamin hak-hak mereka. Separoh dari mereka telah divonis hukuman dan sisanya dipenjara tanpa proses hukum.

Dalam pernyataan yang salinannya diterima koresponden infopalestina, Senin (29/10/2007), lembaga kemanusiaan dan HAM “Wa’idun Lil Asra wal Murararin” menyebutkan, “Otoritas penjajah Israel mengabaikan seluruh pernjanjian internasional, sehingga menjadikan anak-anak Palestina sebagian target mereka. Sejumlah anak menjadi korban baik serangan maupun penculikan.”

Lembaga ini mengecam apa yang dilakukan pihak otoritas penjajah Israel atas perlakukan buruk terhadap rakyat Palestina secara umum, berupa praktek-praktek tidak manusiawi yang tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan serta orang tua dan anak-anak.

Pihak menegaskan ini adalah indikasi berbahaya dalam memperlakukan tahanan di bawah umum. Karena belum pernah ada penjajah yang memperlakukan anak-anak dengan cara seperti ini. Di antara perlakukan itu adalah tahanan anak-anak Palestina tidak boleh dikunjungi oleh keluarga mereka, makanan yang buruk dan tidak bersih, serta tidak mendapatkan pakaian, tidak mendapatkan pembimbing atau pendamping psikolog, terputus dari kunjungan pengacara mereka. Serta perlakukan buruk lainnya berupa kecaman, pelecehan dan umpatan yang menyakitkan, serta pembekapan dan isolasi.

Lembaga ini menyerukan semua pihak yang kompeten akan pentingnya mengungkap praktek-praktek kejam Israel terhadap anak-anak Palestina. Karena hal ini akan berdampak pada masa depan mereka. Pihaknya juga menyerukan seluruh lembaga kemanusian dan HAM internasional untuk menentang penistaan yang dialami para tahanan siang dan malam. Media massa baik local maupun internasional diminta mengungkap kejahatan ini dan menjelaskan kepada dunia penderitaan yang dialami para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

Sumber: Infopalestina