Memuat...

'Israel' Bantai Warga Sipil Beberapa Jam Sebelum Gencatan Senjata Berlaku

Zarah Amala
Jumat, 10 Oktober 2025 / 19 Rabiulakhir 1447 09:30
'Israel' Bantai Warga Sipil Beberapa Jam Sebelum Gencatan Senjata Berlaku
Pembantaian mengerikan terjadi di lingkungan Al-Sabra. (Foto: media sosial, via QNN)

GAZA (Arrahmah.id) - Pasukan pendudukan 'Israel' melancarkan serangan udara dan artileri di berbagai wilayah Jalur Gaza hanya beberapa jam sebelum perjanjian gencatan senjata dijadwalkan mulai berlaku, menewaskan dan melukai sejumlah warga sipil.

Di lingkungan Sabra, selatan Kota Gaza, jet tempur 'Israel' menghancurkan sebuah bangunan tempat tinggal dengan penghuninya masih di dalam. Menurut Dinas Pertahanan Sipil, sedikitnya empat orang tewas dan sekitar 40 lainnya dilaporkan hilang di bawah reruntuhan.

Korporasi Penyiaran 'Israel' mengutip seorang pejabat militer yang mengatakan bahwa serangan tersebut “disetujui oleh Kepala Staf dan menargetkan bangunan yang diduga menjadi lokasi aktivitas melawan pasukan 'Israel'.”

Di pusat Kota Gaza, tiga warga Palestina, termasuk dua perempuan, tewas, sementara beberapa lainnya terluka atau hilang setelah serangan udara menghantam rumah padat penduduk di dekat persimpangan Tayaran.

Serangan tambahan dilaporkan terjadi di lingkungan Al-Zaytoun dan Jalan Al-Nafaq, sementara drone 'Israel' menembaki warga pengungsi yang berlindung di Sekolah Yarmouk, menyebabkan sejumlah korban luka.

Al Jazeera melaporkan tembakan artileri juga menghantam Tel al-Hawa, barat daya Kota Gaza, disertai tembakan gencar dari kendaraan lapis baja di berbagai front. Asap tebal terlihat membubung di atas Zaytoun, di mana empat warga Palestina terluka akibat serangan lanjutan.

Di wilayah Gaza Tengah, tembakan 'Israel' melukai beberapa warga di dekat Kota Para Tahanan, barat laut kamp pengungsi Nuseirat, ketika mereka mencoba kembali ke utara melalui Jalan Rashid. Artileri 'Israel' juga menembakkan bom asap dan peluru peledak ke area tersebut.

Sementara itu, di Khan Yunis, selatan Gaza, satu warga Palestina tewas dalam serangan di lingkungan Al-Bayouk, dan seorang perempuan meninggal akibat tembakan artileri yang menargetkan warga sipil di kawasan perumahan Hamad. Sejumlah korban luka juga dilaporkan di sekitar bundaran Bani Suhaila, sebelah timur kota.

Serangan-serangan ini terjadi meski perjanjian gencatan senjata antara Hamas dan'Israel' telah dicapai pada Kamis dini hari (9/10/2025) dan dijadwalkan mulai berlaku setelah mendapat persetujuan kabinet 'Israel'. (zarahamala/arrahmah.id)