Memuat...

Longsor Cisarua Bandung Barat: Enam Warga Tewas, 84 Orang Masih Dalam Pencarian

Ameera
Sabtu, 24 Januari 2026 / 6 Syakban 1447 14:17
Longsor Cisarua Bandung Barat: Enam Warga Tewas, 84 Orang Masih Dalam Pencarian
Longsor Cisarua Bandung Barat: Enam Warga Tewas, 84 Orang Masih Dalam Pencarian

BANDUNG BARAT (Arrahmah.id) - Bencana longsor melanda Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Hingga Sabtu siang, enam warga ditemukan meninggal dunia, sementara 84 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menyampaikan bahwa data korban masih bersifat sementara dan terus diperbarui seiring berlangsungnya evakuasi di lapangan.

Dari total 111 warga yang terdampak, sebanyak 21 orang berhasil selamat dan telah mendapatkan penanganan medis.

“Datanya masih bergerak. Terbaru, enam orang meninggal dunia, 21 dilaporkan selamat, dan 84 orang masih dicari sampai saat ini,” ujar Nur Awaludin saat ditemui di lokasi bencana.

Enam korban tewas diketahui bernama Sunarya, Jajang, Nining, Enur, Aah, dan Rahmat.

Seluruh korban ditemukan tertimbun material longsor yang berasal dari bukit di kaki Gunung Burangrang.

Sementara itu, korban selamat saat ini ditangani oleh Puskesmas Pasirlangu, dan sebagian lainnya mengungsi di posko sementara yang didirikan di kantor desa.

Longsor tersebut menimbun sedikitnya 30 rumah warga di RT 05 RW 11 Kampung Pasir Kuning.

Material tanah dan bebatuan menerjang permukiman warga setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut.

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat sebagian besar warga masih berada di dalam rumah.

Untuk mengantisipasi potensi longsor susulan, aparat desa bersama petugas gabungan mengevakuasi warga yang tinggal dalam radius sekitar 100 meter dari titik longsor.

Sejumlah keluarga terpaksa mengungsi karena rumah mereka berada di zona rawan.

“Sebagian warga yang rumahnya berada dalam radius 100 meter masih mengungsi. Kami terus memantau perkembangan dari posko kantor desa,” kata Nur Awaludin.

Ia juga menambahkan bahwa kebutuhan mendesak bagi para korban saat ini meliputi makanan, selimut, pakaian, serta kebutuhan bayi, mengingat banyak barang milik warga tertimbun material longsor.

Proses pencarian korban dan pendataan dampak bencana masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.

(ameera/arrahmah.id)

Bandung BaratLongsor CisaruaEnam Warga Tewas