Memuat...

Melalui Laznas AQL Peduli, Ustadz Bachtiar Nasir Pimpin Penyaluran Bantuan di Aceh

Ameera
Senin, 19 Januari 2026 / 1 Syakban 1447 18:14
Melalui Laznas AQL Peduli, Ustadz Bachtiar Nasir Pimpin Penyaluran Bantuan di Aceh
Melalui Laznas AQL Peduli, Ustadz Bachtiar Nasir Pimpin Penyaluran Bantuan di Aceh

JAKARTA (Arrahmah.id) - Ustadz Bachtiar Nasir memimpin langsung penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Aceh yang terdampak banjir bandang.

Melalui Laznas AQL Peduli bersama jejaring alumni Timur Tengah, ia mengoordinasikan berbagai program bantuan sekaligus memperkuat silaturahmi dengan para alumni yang bermukim di Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

Dalam rangkaian kunjungannya, Ustadz Bachtiar Nasir melakukan koordinasi strategis untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan terarah, terukur, dan tepat sasaran.

Ia menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh berhenti pada bantuan darurat semata, tetapi harus berlanjut pada pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

“Pemulihan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pendidikan, ekonomi, dan penguatan spiritual masyarakat. Masjid dan sekolah harus kembali hidup sebagai pusat aktivitas warga,” ujar Ustadz Bachtiar Nasir, Jumat (16/1/2026).

Sejumlah bantuan telah dan sedang disalurkan kepada warga terdampak. Di antaranya tujuh ekor sapi meugang yang dibagikan kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Timur untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga pascabencana.

Selain itu, Laznas AQL Peduli menyiapkan masjid darurat bagi empat desa yang kehilangan rumah ibadah akibat banjir bandang. Masjid darurat ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan masyarakat setempat.

Untuk mendukung mobilitas dan layanan darurat di wilayah yang masih sulit dijangkau, AQL Peduli juga menyiapkan perahu penyeberangan dan ambulans sungai.

Sarana ini menjadi sangat penting mengingat banyak akses darat yang masih rusak, sementara warga bergantung pada jalur sungai.

Perhatian besar juga diberikan kepada anak-anak. Ribuan paket perlengkapan sekolah (school kit) telah disiapkan, berisi tas, buku, alat tulis, serta kerudung bagi anak sekolah.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu anak-anak kembali belajar dengan layak setelah aktivitas pendidikan sempat terganggu akibat bencana.

Di bidang keagamaan, AQL Peduli menjalankan Program Menulis Al-Qur’an Bersama MushafQu. Sebanyak 450 paket MushafQu 30 juz telah siap disalurkan, selain sekitar 2.500 mushaf Al-Qur’an yang dipersiapkan untuk dibagikan ke masjid, meunasah, dan rumah-rumah warga.

Aksi kemanusiaan juga menjangkau wilayah terpencil. Pada Jumat (9/1/2026), tim Laznas AQL Peduli menembus jalur terjal menuju Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, untuk menyalurkan 165 lampu tenaga surya. Desa tersebut selama ini kerap dilanda kegelapan akibat jaringan listrik yang terputus pascabanjir.

Kebahagiaan warga turut disampaikan oleh Ustadz Marwan Ismail, salah seorang alumni Timur Tengah yang menetap di Aceh Tamiang. Ustadz Marwan, yang merupakan alumni Libya tahun 1998, mengaku sangat terharu dan bersyukur atas kehadiran Ustadz Bachtiar Nasir secara langsung.

“Kami sangat berbahagia hari ini karena dikunjungi langsung Ketua JATTI dari Jakarta. Kami benar-benar senang sekali,” ucap Ustadz Marwan.

Warga menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. Lampu tenaga surya dinilai sangat membantu aktivitas malam hari, terutama bagi anak-anak yang kini dapat kembali belajar setelah gelap.

Bantuan pangan, mushaf Al-Qur’an, dan perlengkapan sekolah juga dirasakan meringankan beban keluarga.

Ustadz Bachtiar Nasir menegaskan bahwa perjuangan kemanusiaan di Aceh belum selesai. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong membantu warga terdampak bencana.

“Kami hanya perantara kebaikan. Cahaya sekecil apa pun akan selalu lebih kuat daripada gelap,” tuturnya.

(ameera/arrahmah.id)

AQLBachtiar nasirBantuan di Aceh