(Arrahmah.com) - Pembangunan Masjid besar di Eropa melambangkan adanya kepercayaan diri baru dalam komunitas Muslim di Eropa setelah puluhan tahun berada dalam bayang-bayang. Hal tersebut menunjukkan bahwa Islam adalah bagian dari Eropa. Bangunan-bangunan Masjid membuat Islam jadi terlihat, sekaligus menggantikan tempat-tempat Sholat yang kurang bermartabat di gudang maupun basement gedung.
Berikut adalah keindahan bangunan-bangunan Masjid di Eropa:
Masjid di Penzberg, Jerman Selatan.Masjid ini terletak di kota kecil Penzberg di Jerman Selatan dekat dengan pegunungan Alpen. Arsitek Masjid ini adalah Alen Jaserevic dari Bosnia dan Heregomvina. Bangunan Masjid mengadopsi gaya khas Jerman. Uniknya, karena adzan tidak diperbolehkan dikumandangkan, Masjid ini menulis kaligrafi Adzan di menaranya. Dan ketika adzan berkumandang, cahaya di kaligrafi adzan tersebut diaktifkan.
Masjid di Wina, Austria.Masjid di Wina, Austria, berdiri sejak tahun 1979. Pada tahun 1969, komunitas Muslim di Wina membeli tanah 8.300 meter persegi, namun karena kesulitan keuangan, awal konstruksi harus ditunda beberapa kali.
Masjid Turki di Olten, Swiss.Masjid Turki di Olten, Swiss, berdiri di dekat Gereja St. Gallus. Menara Masjid dibangun setinggi 6 meter.
Masjid di Novogrudok, Belarus.
Masjid ini terletak di Desa Keturiasdesimt Totori, Lithuania. Masjid berdiri sejak tahun 1558.
Masjid kayu di Kruszyniany, Polandia dibangun pada tahun 1871 dan merupakan Masjid tertua di Polandia.
Masjid di Cordoba, Spanyol.
Masjid di Tetovo, Macedonia yang dibangun pada akhir abad ke-15.
Masjid Umar Ibn Al Khattab di Berlin, Jerman.
"Centro Islamico Culturale D´Italia " Masjid di Roma, Italia.
(fath/worldbulletin/arrahmah.com)
