Nettop Murah Hemat Listrik

Oleh:

|

Kategori:

JAKARTA (Arrahmah.com) – Sudah jamak ditemui penggunaan komputer over specification dan over budget padahal hanya untuk mengolah dokumen atau mengirim email. Sudah selayaknya di saat krisis seperti sekarang ini komputer nettop menjadi solusinya.

Istilah Nettop diperkenalkan pertama kali oleh Intel untuk menggambarkan desktop komputer ‘rendah biaya’. Produk ini bisa dilihat pada produk Mac Mini, atau Asus Eee PC. Vendor PC lain rata-rata juga sudah mulai terjun di bidang ini. Untuk versi mobilenya, nettop disebut dengan netbook.

Nettop diperhitungkan konsumen termasuk perusahaan-perusahaan karena lebih murah, dan rendah biaya operasional. Tak mengherankan jika vendor PC mulai melirik nettop. Perusahaan riset International Data Corporation (IDC) memperkirakan, nettop akan tumbuh paling tidak sampai 500 ribu unit pada 2007, menjadi 9 juta unit pada 2012.

Nettop diestimasikan akan berfungsi sebagai komputer kedua. Produk murah seperti ini, juga akan popular di negara berkembang. Tanda-tanda bakal popularnya nettop ini, juga bisa dilihat dari langkah Microsoft yang akhirnya mengevaluasi kebijakannya.

Sebelumnya, Microsoft berencana menghentikan penjualan Windows XP, namun kemudian melakukan pengecualian dengan membolehkan Windows XP digunakan pada netbook dan nettop.

Nettop yang hemat dari segi harga dan biaya operasional, memiliki banyak konsumen.

Sebagai perbandingannya, teknologi prosesor Atom yang ada di nettop memiliki thermal power hanya 4 watt. Ini berarti hampir 16x lebih kecil daripada prosesor PC biasa dan 9x lebih kecil dibanding prosesor notebook.

Bahkan jika dibandingkan dengan PC Celeron yang memiliki spesifikasi hampir sama, prosesor Atom mampu menghemat biaya penggunaan listrik hingga 50%. Selain hemat energi, nettop juga sangat hemat tempat. Desain casing nettop hanya berukuran 1/3 ukuran casing biasa, sehingga dapat ditempatkan dimana saja.

Salah satu produsen PC lokal yang mulai terjun di pasar nettop adalah PT Metrodata yang memproduksi PC ION. General Manager PT Metrodata e-Bisnis, Franciscus Thomas Jahja mengatakan nettop sangat tepat di saat krisis seperti sekarang.

“Sekarang penjualan PC agak menurun. Di saat krisis seperti ini, produsen harus aktif menyediakan produk yang sesuai dengan kemampuan konsumen,” timpalnya.

Walau dengan spesifikasi lebih rendah, Thomas yakin nettop mampu memenuhi kebutuhan konsumen. Nettop akan mendapat sukses, sama seperti netbook yang sudah lebih dulu popular.

“Dari sisi harga dan produktivitas, sampai saat ini banyak pengguna komputer yang over specification dan over budget padahal komputer hanya digunakan untuk kegiatan produktivitas sehari-hari, hanya untuk mengolah dokumen teks, spreadsheet, presentation serta berselancar di internet atau berkirim email,” jelasnya.

Thomas menjelaskan, perusahaan yang menggunakan nettop bisa mengurangi biaya operasional komputer dalam jumlah besar. Ia mencontohkan, untuk satu PC yang dioperasikan selama 10 jam setiap hari, kebutuhan listriknya mencapai Rp 40 ribu sebulan.

“Jika menggunakan nettop biaya bisa hemat 50%. Dengan menggunakan monitor LCD, kebutuhan listrik Rp 20 ribu sebulan. Kalau perusahaan punya 100 komputer, berapa biaya yang bisa dihemat, kalau mengoperasikan 1.000 komputer bisa puluhan juta yang dihemat,” imbuhnya.

Thomas menambahkan, keuntungan itu hanya dari segi harga. Sementara dari penghematan ruangan, nettop juga sangat mendukung. Desain dan form factor, nettop yang lebih ringkas, sesuai untuk perkantoran dengan ruangan terbatas.

Dengan spesifikasi lebih rendah daripada PC, banderol nettop juga lebih murah. Untuk nettop produksi Metrodata, dibanderol mulai dari US$ 230 tanpa sistem operasi.

Thomas mengatakan ada tiga golongan konsumen yang sesuai dengan peruntukan nettop. Bagi industri, perkantoran, dan perbankan, nettop sangat sesuai untuk karyawan yang menangani tugas-tugas administrasi, kasir, customer service dan tugas sejenis.

Sementara itu nettop juga cocok untuk keluarga dan dunia pendidikan. Nettop bisa digunakan, sebagai komputer rumahan yang dapat memenuhi kebutuhan satu keluarga. Bagi usaha warung internet, nettop memenuhi kebutuhan utnuk berselancar di internet, mengirim pesan instant, email, dan semua aktifitas internet. [inilahnews]