Memuat...

Pasukan pemerintah bunuh dua siswa di selatan ibukota Yaman

Althaf
Ahad, 8 Mei 2011 / 5 Jumadilakhir 1432 17:28
Pasukan pemerintah bunuh dua siswa di selatan ibukota Yaman
Pasukan pemerintah bunuh dua siswa di selatan ibukota Yaman

SAN'A (Arrahmah.com) - Pasukan pemerintah Yaman melepaskan tembakan untuk membubarkan demonstrasi mahasiswa yang menuntut penundaan jadwal ujian, Sabtu (7/5/2011). Dalam insiden tersebut, dua siswa terbunuh dan 15 lainnya mengalami cedera, kata salah seorang demonstran, dikutip AFP.

Ratusan orang mengambil bagian dalam protes di Al-Maaf, sebuah desa di provinsi Taez, sekitar 200 kilometer (125 mil) selatan ibukota San'a, ketika pasukan keamanan menembakkan timah panas ke dalam kerumunan, ungkap Ahmed Wafi, penyelenggara demonstrasi.

Organisasi non-pemerintah setempat, Pusat Informasi dan Pelatihan Hak Asasi Manusia, membenarkan penembakan itu dan mengecam "penindasan terhadap aksi damai mahasiswa."

Tidak ada komentar langsung dari pihak yang berwenang atas penembakan tersebut.

Tentara mencoba membubarkan para siswa yang bergabung dengan demonstran anti-pemerintah yang sejak akhir Januari telah menuntut turunnya Presiden Ali Abdullah Saleh, tambah Wafi.

Wafi mengatakan para mahasiswa menuntut penundaan ujian akhir agar mereka memiliki lebih banyak waktu untuk persiapan setelah studi mereka terganggu oleh pemogokan yang disertai protes anti-pemerintah.

Lebih dari 150 orang tewas dalam kekerasan politik yang terkait dengan tuntutan untuk penurunan Saleh.

Enam negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC) sedang mencoba untuk menengahi kesepakatan antara Saleh dan para demonstran demi memastikan transisi damai serta mengakhiri pertumpahan darah di negara Arab yang miskin itu.

GCC menerukan agar Yaman segera melakukan pembentukan pemerintah persatuan nasional, menyeru Saleh agar segera mentransfer kekuasaan pada wakil presiden, dan harus mengundurkan diri setelah 30 hari. (althaf/arrahmah.com)