Memuat...

Tentara Cadangan 'Israel' Tewas Ditembak dan Ditikam di Tepi Barat

Zarah Amala
Jumat, 11 Juli 2025 / 16 Muharam 1447 10:49
Tentara Cadangan 'Israel' Tewas Ditembak dan Ditikam di Tepi Barat
Seorang tentara 'Israel' tewas di Gush Etzion. (Foto: rekaman video)

TEPI BARAT (Arrahmah.id) - Seorang tentara cadangan 'Israel' yang bekerja sebagai penjaga keamanan tewas pada Kamis (10/7/2025) dalam operasi penembakan dan penusukan di Persimpangan Gush Etzion di Tepi Barat yang diduduki selatan, dan kedua penyerang ditembak mati di tempat kejadian, Al-Jazeera melaporkan.

Laporan tersebut mengutip Radio Angkatan Darat 'Israel' yang melaporkan bahwa serangan itu dimulai ketika dua warga Palestina keluar dari mobil dengan plat nomor Palestina di persimpangan, menikam seorang penjaga keamanan 'Israel', dan merampas senjatanya.

Radio tersebut dilaporkan menambahkan bahwa “pasukan keamanan dan warga sipil bersenjata yang hadir di lokasi kejadian bentrok dengan para penyerang dan melepaskan tembakan ke arah mereka, menewaskan mereka di tempat.”

Sebuah sumber militer, menurut situs berita tersebut, juga melaporkan bahwa tiga warga Palestina ditembak di lokasi tersebut.

Polisi 'Israel' awalnya mengatakan bahwa ada “sejumlah korban” dengan tingkat cedera yang bervariasi.

Setelah serangan itu, pasukan tentara dan polisi 'Israel' memberlakukan blokade keamanan yang luas di area tersebut, menutup Persimpangan Gush Etzion di semua arah, dan mencegah masuk dan keluar dari enam pemukiman di dekatnya.

Otoritas Penyiaran 'Israel' juga mengumumkan bahwa pasukan pendudukan menutup pintu masuk ke kota Hebron (al-Khalil) dan Betlehem dan mulai menyisir operasi untuk mencari tersangka tambahan.

Dalam pernyataan selanjutnya, tentara 'Israel' mengatakan pasukannya telah mengepung desa Halhul, sebelah utara Hebron, dan sedang melakukan penggeledahan sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung.

Serangan Jenin

Sebelumnya, tentara 'Israel' menembak dan membunuh seorang pria Palestina di kota Rummana, sebelah barat Jenin, dan mengatakan bahwa ia telah menikam seorang tentara.

Militer mengatakan penusukan itu terjadi selama operasi militer di barat laut Jenin di Tepi Barat, dan menambahkan bahwa prajurit yang terluka dibawa ke rumah sakit.

Pasukan pendudukan 'Israel' menembak mati Ahmad al-Amour (55), lalu melindas tubuhnya dengan kendaraan militer. Jenazahnya kemudian dirampas oleh tentara, menurut kantor berita resmi Palestina, WAFA.

Laporan tersebut menambahkan bahwa pasukan 'Israel' juga menahan putra-putra al-Amour. Beberapa rumah juga digerebek selama penyerbuan tersebut, dengan tim penembak jitu dikerahkan di tengah kampanye penangkapan besar-besaran.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Tepi Barat, di mana beberapa bulan terakhir telah menyaksikan serangkaian penggerebekan dan pembongkaran rumah, di tengah serangan militer 'Israel' yang terus berlanjut. (zarahamala/arrahmah.id)