Thaliban Segera Meguasai Dua Negara Sekaligus

Oleh:

|

Kategori:

Thaliban adalah sebuah nama untuk sekumpulan pemuda Mujahidin Afghanistan yang mendapat kesempatan belajar di Pakistan. Mereka selain sebagai mujahidin dalam Jihad melawan Soviet juga menyibukkan diri dalam tholabul ilmi di madrasah-madrasah maupun universitas-universitas syari’ah di Pakistan dan negeri lainnya.

Thaliban berkuasa di Khandahar sekira tahun 1995, yaitu di saat wilayah Afghanistan lainnya jatuh dalam perang saudara dan jatuh dalam kekuasaan para preman bersenjata. Thaliban menjadi perantara selamatnya Kandhahar setelah dirundung kekacauan akibat ulah para gengster dan preman. Kota Kandhahar menjadi wilayah yang paling aman di Afghanistan setelah ditegakkan Syari’at Islam oleh Thaliban. Hal ini menjadikan para pemimpin suku dan tokoh-tokoh masyarakat Afghan di luar Kandahar ingin di bawah perlindungan Thaliban. Mereka telah muak dengan ulah para penjahat sedangkan pemerintah yang berkuasa saat itu terkesan membiarkan kondisi gelap tersebut berlangsung.

Hanya dalam tempo waktu yang singkat Thaliban mendapat kepercayaan untuk memimpin Afghanistan. Proses kepemimpinan Thaliban sangat alamiah yaitu dengan perang dan jauh dari syirik Demokrasi. Thaliban berkuasa dengan bantuan para kepala suku dalam memerangi penjahat-penjahat bersenjata yang sebelumnya menguasai Afghanistan dalam kegelapan. Sedangkan pemerintahan sebelumnya sangat lemah karena membiarkan rakyatnya menderita dalam kondisi tidak aman di bawah bayang-bayang para preman bersenjata. Sehingga munculnya Thaliban menjadi pahlawan penyelamat rakyat dari keadaan yang parah tersebut.

Tahun 1996-2001 merupakan masa-masa kejayaan Thaliban pertama. Di masa itu syari’at Islam ditegakkan di penjuru Afghanistan sehingga kondisi aman dan tenteram terwujud. Sedangkan kondisi ekonomi yang minim merupakan ulah negara-negara kafir yang memboikot Afghanistan dalam perdagangan internasional. Orang-orang kafir menuduh syari’at Islam menyebabkan kemiskinan, padahal orang-orang kafir itulah penyebab kemiskinan tersebut.

Di akhir tahun 2007 ini Thaliban dirasakan jauh lebih kuat dari sebelumnya. Enam tahun lamanya Thaliban berjihad melawan Amerika, NATO, ISAF dan pemerintahan sekuler boneka PBB. Sungguh orang-orang telah mengatakan bahwa ini adalah pertempuran yang tidak seimbang, seluruh negara besar dunia bersekongkol untuk memerangi sekumpulan mujahidin yang jumlahnya hanya sekira 40.000 mujahidin. amun betapa banyak sekelompok kecil manusia berhasil mengalahkan musuhnya yang jauh lebih besar, inilah Thaliban.

Diperkirakan tahun 2008 merupakan tahun berkuasanya Thaliban atas dua negara sekalgus, Pakistan dan Afghanistan. Ini adalah hadiah dari Tuhan atas Thaliban yang telah menolong dan melindungi mujahidin yang terusir dari negerinya. Tahun 1996 ketika Syaik Usamah dan Al Qaedanya diusir dari Sudan setelah sebelumnya juga diusir dari Saudi, Thalibanlah yang memberi bantuan dan perlindungan. Thaliban telah menaruhkan semua miliknya untuk hal ini.

Informasi terakhir Thaliban telah berhasil menguasai kembali lebih dari 54% Afghanistan. Sedangkan Thaliban di Pakistan telah berhasil menguasai sampai kota Alpurai yang jaraknya dengan ibukota Pakistan Islamabat tinggal 160 KM lagi.

Beberapa waktu yang lalu Panglima Mujahidin Thaliban H. mansur Daddullah telah mengatakan bahwa di tahun 2008 Thaliban direncanakan membebaskan ibukota Afghanistan, Kabul. Sedangkan di Pakistan, Mujahidin semakin kuat, semakin mendapat dukungan rakyat dan semakin dekat dengan Islamabad. (infojihad)