Tiga Cara Allah Mengabulkan Doa Kita

305

(Arrahmah.com) – Berdoa adalah tanda bahwa kita adalah makhluk yang kecil, tak berdaya, dan sangat bergantung dari pertolongan Allah Subhanahu wa ta’ala.

Namun, adakalanya kita merasa betapa semua doa yang kita panjatkan berujung sia-sia, tak pernah berhasil berwujud nyata, sehingga kita pun bertanya-tanya: Apakah Allah mendengar doa-doa kita?

Allah mendengar doa-doa dari setiap hambanya, bahkan jika doa itu diucapkan dengan suara yang paling lirih sekalipun. Dan, Allah akan mengabulkannya, sebab Allah lebih banyak memberi daripada yang kita minta.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, diterangkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seorang muslim berdoa kepada Allah dengan satu doa, melainkan pasti Allah memberikannya kepadanya, atau Allah menghindarkannya dari kejelekan yang sebanding dengan doanya, selama ia tidak mendoakan dosa atau memutuskan silaturahim.” Lalu seseorang berkata, “Kalau begitu, kita akan memperbanyak doa.” Beliau bersabda, “Allah lebih banyak memberi (dari apa yang kalian minta).” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan bahwa hadits ini hasan sahih) [HR. Tirmidzi, no. 3573 dan Al-Hakim, 1:493. Hadits ini disahihkan oleh Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaly dalam Bahjah An-Nazhirin, hadits no. 1501].

Ada juga hadits yang berbunyi, “Atau Allah menyimpan untuknya berupa pahala yang sebanding dengan doa tersebut.” [HR. Ahmad, 3:18; Al-Hakim, 1:493. Hadits ini disahihkan oleh Al-Hakim dan disepakati oleh Adz-Dzahabi. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaly katakan bahwa sanad hadits ini hasan, perawinya tsiqqah selain ‘Ali bin ‘Ali yang dinilai shaduq].

Dari kedua hadits di atas dapatlah kita simpulkan bagaimana Allah menanggapi setiap doa-doa yang kita panjatkan setiap hari dengan tiga hal:

Pertama: Allah akan mengabulkan doa kita.

Kedua: Allah menunda doa kita dan menyelamatkan kita dari keburukan.

Ketiga: Allah menyimpan doa kita untuk hari kiamat dan menjadi pahala untuk kita

Demikianlah tiga cara bagaimana Allah mengabulkan doa kita.

Semoga kedua hadits di atas membuat kita semua semakin yakin bahwa tidak ada yang sia-sia dari setiap doa yang kita ucapkan dan akan membuat kita semakin sering berdoa, sebagai bentuk ketertundukan kita kepada Dzat Yang Mahabesar, yang sangat menyayangi hamba-hambanya.

(fath/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...
Komentar
Loading...

Rekomendasi untuk Anda

Berita Arrahmah Lainnya