Tiga orang India ditangkap setelah membunuh seorang Muslim yang dicurigai membawa daging sapi

Oleh:

|

Kategori:

Dalam foto yang diambil pada tanggal 3 Juli 2017 ini, para demonstran India ikut serta dalam sebuah protes terhadap serentetan pembunuhan yang menyasar kaum minoritas dengan dalih melindungi sapi di Mumbai. (Foto: AFP)

BIHAR (Arrahmah.id) – Polisi di India telah menangkap tiga pria di negara bagian Bihar timur sehubungan dengan kematian seorang pria Muslim yang diserang karena dicurigai membawa daging sapi, seorang pejabat polisi mengatakan pada Sabtu (11/3/2023).

Korban, Naseem Qureshi (56), meninggal dunia awal pekan ini setelah diserang oleh massa karena dicurigai membawa daging sapi, yang penjualan dan konsumsinya dilarang oleh pemerintah setempat di beberapa wilayah di negara tersebut.

Sapi adalah hewan suci dalam agama Hindu, dan telah sering terjadi serangan terhadap mereka yang dituduh membunuhnya untuk diambil daging atau kulitnya, terutama mereka yang berasal dari populasi Muslim atau mereka yang berada di tingkat bawah dalam sistem kasta India, lansir Reuters.

Kelompok-kelompok Hindu garis keras telah menuntut pelarangan total terhadap penyembelihan sapi di seluruh India.

Kelompok-kelompok yang menamakan diri mereka sebagai “pelindung sapi” Hindu telah mulai menegakkan hukum sendiri sejak pemerintahan nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi berkuasa pada 2014.

Bihar saat ini diperintah oleh sebuah partai regional, dan Partai Bharatiya Janata yang dipimpin oleh Modi, berada di pihak oposisi.

Dalam insiden terbaru di negara bagian ini, korban diduga dikepung oleh lebih dari dua puluh orang dan diserang, menurut pernyataan polisi di pengadilan.

Polisi turun tangan tetapi Qureshi meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, menurut pernyataan tersebut.

Ramchandra Tiwari, kepala kantor polisi Rasulpur di Bihar, tempat terjadinya kejahatan tersebut, mengatakan melalui telepon bahwa tiga orang telah ditangkap. (haninmazaya/arrahmah.id)

Komentar