Memuat...

Trump Deklarasikan Gencatan Senjata Total antara "Israel" dan Iran

Samir Musa
Selasa, 24 Juni 2025 / 28 Zulhijah 1446 05:57
Trump Deklarasikan Gencatan Senjata Total antara "Israel" dan Iran
Trump: Semoga Tuhan Melindungi "Israel" dan Iran (Eropa Press)

WASHINGTON (Arrahmah.id) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata total dan menyeluruh antara "Israel" dan Iran, menyusul serangan Iran ke Pangkalan Al-Udeid di Qatar pada Senin malam (23/6/2025).

Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan melalui media sosial, Trump menyebutkan bahwa gencatan senjata ini akan mulai berlaku dalam waktu sekitar enam jam. Ia menambahkan bahwa gencatan senjata akan berlangsung selama 12 jam pertama dan selanjutnya perang akan dinyatakan berakhir secara resmi.

Trump mengucapkan selamat kepada "Israel" dan Iran atas apa yang ia sebut sebagai "ketabahan, keberanian, dan kecerdasan dalam mengakhiri perang." Ia menegaskan bahwa konflik ini berpotensi berlangsung selama bertahun-tahun dan bisa menghancurkan seluruh kawasan Timur Tengah.

"Semoga Tuhan melindungi 'Israel' dan Iran," tulis Trump.

Setelah serangan Iran ke Pangkalan Al-Udeid—yang merupakan pangkalan militer Amerika di Qatar—Trump memuji kenyataan bahwa tidak ada korban jiwa, baik dari pihak Amerika maupun Qatar. Ia menambahkan bahwa hal ini bisa menjadi “langkah menuju perdamaian dari pihak Iran,” dan ia akan “mendorong 'Israel' dengan semangat tinggi untuk mengikuti langkah yang sama.”

Dalam pernyataan terpisah, Trump juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Amir Qatar, yang ia sebut sebagai “yang terhormat”, atas upaya-upaya yang telah dilakukan demi mencapai perdamaian di kawasan.

Terkait rincian serangan rudal Iran ke Pangkalan Al-Udeid, Trump mengatakan bahwa 13 dari 15 rudal yang diluncurkan Iran berhasil ditembak jatuh. Ia menyebut balasan Iran terhadap penghancuran fasilitas nuklirnya oleh Amerika sebagai “lemah sekali,” sesuai dengan prediksi, dan mengklaim bahwa serangan itu berhasil ditanggulangi secara efektif.

Sementara itu, Wakil Presiden AS J.D. Vance menyatakan: “Besok adalah hari baru dan akhir dari perang. Konflik ini telah mengatur ulang peta kawasan.”

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Senin malam, Iran melancarkan serangan ke Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar dalam operasi yang mereka namakan “Basyair al-Fath” sebagai tanggapan atas serangan udara Amerika yang menyasar fasilitas nuklir di Iran. Pemerintah Doha menyatakan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat serangan tersebut dengan sukses.

(Samirmusa/arrahmah.id)