Memuat...

Virus Mematikan Muncul di India, Masker Kembali Dipakai dan Ratusan Orang Dikarantina

Hanoum
Selasa, 27 Januari 2026 / 9 Syakban 1447 03:57
Virus Mematikan Muncul di India, Masker Kembali Dipakai dan Ratusan Orang Dikarantina
Foto ilustrasi. [Foto: Azer News]

KOLKATA (Arrahmah.id) -- India sedang berjuang menahan wabah virus Nipah yang mematikan di negara bagian Benggala Barat, setelah lima kasus infeksi dikonfirmasi dan sekitar 100 orang dikarantina karena kontak dekat dengan pasien.

Virus Nipah adalah patogen zoonosis berisiko tinggi yang ditularkan dari hewan — terutama kelelawar buah — kepada manusia, dan juga dapat menyebar dari orang ke orang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut virus ini memiliki tingkat kematian antara 40 persen hingga 75 persen, serta belum tersedia vaksin atau pengobatan khususnya.

Dilansir Fox News (26/1/2026), kelima kasus yang dikonfirmasi termasuk tenaga kesehatan, yakni dokter dan perawat yang menangani pasien sebelumnya di rumah sakit sekitar Kolkata. Beberapa di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis, memicu respon cepat dari otoritas kesehatan untuk menahan penyebaran lebih luas.

Sebagai respons terhadap wabah ini, pemeriksaan kesehatan diperketat di bandara di negara tetangga seperti Thailand dan Taiwan untuk menangkal penyebaran melalui pelancong internasional.

Hal ini mencerminkan kekhawatiran regional bahwa wabah di India dapat berdampak lebih luas di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Otoritas kesehatan India telah mengerahkan tim respons nasional untuk mempercepat pelacakan kontak dan karantina, serta memperluas pengujian di kawasan yang terdampak sebagai langkah mitigasi.

Para pakar juga mengimbau warga untuk menghindari kontak langsung dengan kelelawar atau hewan yang berpotensi menjadi pembawa virus dan segera melaporkan gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, dan gangguan pernapasan. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

HeadlineIndiavirusmaskerkarantinaNipah