Memuat...

Dokumentasikan Pelanggaran Sendiri, Video Tentara 'Israel' Tunjukkan Penghancuran Rumah Warga Gaza

Zarah Amala
Senin, 26 Januari 2026 / 8 Syakban 1447 10:49
Dokumentasikan Pelanggaran Sendiri, Video Tentara 'Israel' Tunjukkan Penghancuran Rumah Warga Gaza
Kepulan asap membubung dari sebuah ledakan di Jalur Gaza pada 21 Mei 2024 (AFP/Kacl Guez)

GAZA (Arrahmah.id) - Serangkaian video yang diunggah oleh seorang tentara 'Israel' di media sosial mengungkapkan terus berlangsungnya penghancuran rumah-rumah warga Palestina di Jalur Gaza. Aksi ini tetap terjadi meski gencatan senjata telah dinyatakan berlaku selama lebih dari 100 hari.

Middle East Eye (MEE) meninjau tiga video yang diunggah pada akhir Desember 2025 oleh seorang tentara 'Israel' dengan akun Instagram pribadi bernama Ariel Ashkenazi. Salah satu video, bertanggal 25 Desember, menunjukkan pembongkaran bangunan yang terdeteksi berlokasi di Beit Hanoun, Gaza utara. Video serupa kembali diunggah pada 26 dan 28 Desember yang menampilkan operasi penghancuran tambahan.

Beberapa video tersebut disertai takarir (caption) yang provokatif. Dua di antaranya menyertakan frasa "Aliyah Bet", merujuk pada migrasi ilegal Yahudi Eropa ke Palestina antara 1921-1948. Video lainnya menggunakan istilah "kekuatan Spartan", mengacu pada pernyataan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada September lalu tentang ambisi Israel menjadi "negara Sparta super" yang berfokus pada kekuatan brutal untuk menyerang musuh.

Penghancuran ini dilaporkan terjadi di kedua sisi "Garis Kuning" (yellow line) yang ditetapkan militer 'Israel' pasca-gencatan senjata Oktober 2025. Meski gencatan senjata dimaksudkan untuk mengakhiri genosida selama dua tahun yang telah menewaskan lebih dari 71.000 warga Palestina, kekerasan di lapangan belum sepenuhnya berhenti.

Data dari Kantor Media Pemerintah Gaza mencatat, sedikitnya 477 orang tewas dan lebih dari 1.300 luka-luka sejak gencatan senjata dimulai, 1.300 pelanggaran telah dilakukan pasukan 'Israel', encakup 200 insiden penghancuran rumah, 430 kasus penembakan warga sipil, 66 serbuan ke pemukiman, serta lebih dari 600 serangan udara/artileri.

Sepanjang perang, banyak tentara 'Israel' yang secara terbuka merekam diri mereka saat melakukan tindakan yang oleh para ahli hukum internasional dikategorikan sebagai potensi kejahatan perang. Dokumentasi tersebut mencakup perayaan saat meledakkan universitas dan masjid, pelecehan terhadap tawanan yang mata dan tangannya terikat, hingga penjarahan uang serta penghancuran paket bantuan kemanusiaan.

Hingga saat ini, pihak militer 'Israel' belum memberikan pernyataan resmi terkait video terbaru yang diunggah oleh personelnya di tengah masa gencatan senjata tersebut. (zarahamala/arrahmah.id)

HeadlinePalestinaGazavideotentara israelpelanggaran