Memuat...

10 Anggota Keluarga Tewas dalam Serangan Udara Pakistan di Khost

Hanin Mazaya
Rabu, 26 November 2025 / 6 Jumadilakhir 1447 16:34
10 Anggota Keluarga Tewas dalam Serangan Udara Pakistan di Khost
10 Anggota Keluarga Tewas dalam Serangan Udara Pakistan di Khost

KHOST (Arrahmah.id) - Dalam serangan udara yang dilancarkan militer Pakistan di beberapa wilayah Provinsi Khost, sepuluh anggota satu keluarga, termasuk sembilan anak, gugur, dan tiga lainnya luka-luka.

Shariat Khan, seorang kerabat korban di Khost, mengatakan: "Dalam pengeboman tadi malam, hanya satu putra dan satu putri saya yang selamat. Semua anggota keluarga saya yang lain, total sepuluh orang, gugur."

Shah Hussain Masjedi, Direktur Informasi dan Kebudayaan Provinsi Khost, menyatakan: "Pada tengah malam tadi, wilayah Maghulgi di Distrik Gurbuz dibom oleh rezim tetangga yang kejam dan represif. Akibatnya, sepuluh anggota satu keluarga, termasuk perempuan dan anak-anak, gugur, dan tiga lainnya luka-luka."

Saksi mata melaporkan bahwa serangan itu terjadi pada malam hari ketika penduduk Distrik Gurbuz sedang tidur, lansir Tolo News (26/11/2025).

Waliur Rahman, seorang saksi mata insiden tersebut, mengatakan: "Pengeboman terjadi tengah malam. Ketika kami tiba, jenazah para martir dan korban luka terkubur di bawah reruntuhan. Sepuluh orang tewas dan tiga lainnya luka-luka."

Keluarga korban menyebut penargetan warga sipil tak berdosa sebagai pelanggaran terhadap semua prinsip kemanusiaan dan internasional dan mendesak lembaga-lembaga global untuk tidak tinggal diam dalam menghadapi kejahatan terhadap kemanusiaan semacam itu.

Abdul Aleem, salah satu kerabat korban, menyatakan: "Setiap kali Pakistan mengebom wilayah ini, warga sipillah yang menjadi sasaran. Kami mengutuk keras tindakan ini dan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk meminta pertanggungjawaban mereka atas hilangnya nyawa tak berdosa."

Akbar Jan, kerabat korban lainnya, mengatakan: "Pakistan menembakkan roket dan mengebom kami, namun secara keliru mengklaim bahwa kami sedang menggerakkan pasukan mereka melintasi Garis Durand. Perilaku ini memalukan. Tetapi jika tindakan ini terus berlanjut, kami siap berkorban apa pun."

Serangan di distrik Gurbuz, provinsi Khost, ini terjadi di tengah serangan udara berulang kali oleh militer Pakistan di berbagai provinsi Afghanistan, yang telah mengakibatkan banyak korban sipil.

Perkembangan ini terjadi seiring dengan perundingan gencatan senjata antara Imarah Islam Afghanistan dan rezim militer Pakistan yang baru-baru ini berakhir tanpa resolusi di Turki. Sementara itu, beberapa negara telah menyatakan kesediaan untuk menengahi ketegangan terbaru antara kedua belah pihak. (haninmazaya/arrahmah.id)