Memuat...

32 Warga Palestina Gugur dalam Serangan Baru 'Israel' di Gaza

Zarah Amala
Senin, 20 Oktober 2025 / 29 Rabiulakhir 1447 08:21
32 Warga Palestina Gugur dalam Serangan Baru 'Israel' di Gaza
'Israel' terus melakukan genosida di Gaza. (Foto: media sosial, via QNN)

GAZA (Arrahmah.id) - Sedikitnya 32 warga Palestina tewas pada Ahad (19/10/2025) dalam gelombang baru serangan udara dan artileri 'Israel' di seluruh Jalur Gaza, yang menargetkan permukiman sipil, rumah, sekolah, dan kamp pengungsi, menurut laporan media Palestina. Di antara korban tewas terdapat delapan anak-anak dan seorang jurnalis.

Menurut kantor berita Al Mayadeen, enam anak tewas ketika jet tempur 'Israel' menggempur Sekolah Al-Sardi yang terletak di selatan kamp pengungsi Nuseirat, di wilayah tengah Gaza.

Dalam serangan terpisah terhadap sebuah gedung yang menampung para jurnalis di Al-Zawaida, juga di Gaza tengah, Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa mengonfirmasi tewasnya dua orang, salah satunya adalah seorang jurnalis.

Selain itu, satu warga Palestina lainnya tewas dan beberapa luka-luka akibat pengeboman terhadap sebuah rumah di daerah Al-Suwwarha, di barat Nuseirat.

Di barat Kota Gaza, sejumlah warga sipil dilaporkan tewas dan lainnya terluka ketika pesawat 'Israel' menyerang sekelompok orang di dekat Jalan Abu Hasira.

Rumah Sakit Al-Awda di Nuseirat melaporkan telah menerima satu jenazah dan tujuh korban luka setelah serangan 'Israel' mengenai stasiun pengisian listrik di barat kamp tersebut.

Tak lama kemudian, rumah sakit itu juga melaporkan dua korban tewas tambahan dan sepuluh luka-luka akibat serangan lain terhadap sebuah rumah di Blok 4, kamp pengungsi Al-Bureij, yang juga berada di Gaza tengah.

Sementara itu, di Khan Yunis, Gaza selatan, empat warga Palestina termasuk dua anak tewas ketika jet tempur Israel menyerang tenda pengungsi di daerah Al-Mawasi, sebelah barat kota.

Gelombang eskalasi baru ini terjadi bersamaan dengan laporan media 'Israel' bahwa kepemimpinan politik 'Israel' menyetujui rekomendasi militer untuk menghentikan masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza “hingga pemberitahuan lebih lanjut,” memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah parah.

Jet Tempur 'Israel' Gempur Al-Maghazi dan Al-Tuffah

Koresponden Al Mayadeen juga melaporkan adanya pengeboman baru di wilayah timur kamp pengungsi Al-Maghazi di Gaza tengah. Dalam serangan lain, pesawat 'Israel' meluncurkan serangan udara di timur lingkungan Al-Tuffah, Kota Gaza, yang menimbulkan kekhawatiran akan jatuhnya lebih banyak korban sipil di daerah padat penduduk.

Bagian lain dari wilayah yang terkepung itu juga menjadi sasaran. Serangan udara menargetkan pinggiran timur Jabalia di Gaza utara, sementara serangan drone melukai warga pengungsi di utara Khan Yunis.

Artileri 'Israel' juga menembaki wilayah timur Al-Maghazi, menambah kerusakan dan gelombang pengungsian di seluruh Jalur Gaza.

Otoritas Gaza pada Sabtu (18/10) menyatakan bahwa pasukan 'Israel' telah berulang kali melanggar gencatan senjata yang baru diumumkan, dengan mencatat 47 pelanggaran sejak perjanjian tersebut diumumkan awal pekan ini.

Laporan itu menegaskan bahwa serangan 'Israel' terus berlanjut meskipun telah ada gencatan senjata yang dimediasi secara internasional, yang seharusnya menghentikan genosida yang telah berlangsung selama berbulan-bulan. (zarahamala/arrahmah.id)