GHAZNI (Arrahmah.id) - Fazl-ur-Rahman Fazel, Wakil Kepala Otoritas Pendidikan Teknik dan Kejuruan, mengatakan bahwa saat ini 40.000 anggota Imarah Islam di seluruh negeri sedang menjalani pelatihan di pusat-pusat pendidikan lembaga tersebut.
Berbicara pada upacara wisuda bagi anggota Imarah Islam yang telah menyelesaikan program dua tahun di bidang administrasi dan manajemen di Provinsi Ghazni, Fazel menambahkan bahwa kesempatan pelatihan akan segera diberikan kepada 4.820 narapidana, termasuk narapidana perempuan, di 41 bidang berbeda, lansir Tolo News (6/11/2025).
Ia menyatakan dalam acara tersebut: “Kami berencana untuk memberikan pelatihan kepada 4.820 narapidana, termasuk perempuan, di 34 provinsi di Afghanistan dalam 41 disiplin ilmu.”
Beberapa lulusan mengatakan bahwa menyelesaikan program pelatihan ini telah membantu mengurangi tantangan administratif dan membuat proses pemberian layanan kepada publik lebih cepat dan lebih terstandarisasi.
Mereka mendesak otoritas terkait untuk memperluas kesempatan pelatihan tersebut.
Rahimullah Badri, salah satu lulusan, mengatakan: “Dulu, kami menghadapi masalah dalam manajemen. Syukurlah, 95% dari masalah tersebut kini telah teratasi.”
Khwaja Mohammad Darwish, lulusan lainnya, mengatakan: “Sebelumnya, kami kesulitan dalam menangani surat keluar, surat masuk, dan surat internal. Dalam program pelatihan ini, kami mempelajari keterampilan yang kini memungkinkan kami untuk menangani semua masalah ini sendiri.”
Menurut pejabat dari Otoritas Pendidikan Teknik dan Kejuruan, sekitar 84.000 orang saat ini sedang belajar di 122 disiplin ilmu yang berbeda di 375 pusat pelatihan di seluruh negeri. (haninmazaya/arrahmah.id)
