Memuat...

Aktivis Politik dan Tetua Suku Mengecam Serangan Udara Pakistan Terhadap Afghanistan

Hanin Mazaya
Selasa, 14 Oktober 2025 / 23 Rabiulakhir 1447 17:09
Aktivis Politik dan Tetua Suku Mengecam Serangan Udara Pakistan Terhadap Afghanistan
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Sejumlah aktivis politik dan tetua suku, sembari menyatakan dukungan mereka terhadap pasukan Imarah Islam Afghanistan, mengecam serangan udara Pakistan baru-baru ini di beberapa wilayah negara tersebut dan pelanggaran wilayah udara Afghanistan.

Mereka mendesak Pakistan untuk menghentikan pelanggaran wilayah udara Afghanistan dan menahan diri dari eskalasi ketegangan dengan Afghanistan, lansir Tolo News (14/10/2025).

Tetua suku Shah Alizai mengatakan: “Kami menyerukan kepada rakyat dan pemerintah Pakistan untuk memulihkan persaudaraan yang pernah kita miliki —masa ketika kita tidak memerlukan visa untuk bepergian ke negara masing-masing. Langkah seperti ini menguntungkan kedua negara.”

Sayed Farhad Akbari, wakil kepala Dewan Sadat Afghanistan, menambahkan: “Kami bangga dengan pasukan heroik ini yang telah menunjukkan kepada dunia kemampuan mereka untuk mempertahankan kedaulatan negara. Mereka telah menanggapi tindakan jahat dan agresi Pakistan, yang menunjukkan kelemahannya dan yang ingin diproyeksikannya kepada negara-negara tetangganya.”

Selain mengecam serangan udara Pakistan di Afghanistan, para aktivis politik ini mendesak Islamabad untuk merevisi kebijakannya terhadap Afghanistan.

Mereka memperingatkan bahwa meningkatnya ketegangan akan merugikan kedua negara dan mendesak para ulama dan masyarakat Pakistan untuk berupaya mengubah kebijakan pemerintah mereka terkait Afghanistan.

Mohammad Akbari, wakil ketua kedua Dewan Ulama Syiah Afghanistan, mengatakan: "Kami mengutuk agresi Pakistan baru-baru ini terhadap negara kami."

Hal ini terjadi setelah Pakistan melancarkan serangan udara di beberapa wilayah Provinsi Paktika bulan ini, yang menyebabkan kerugian finansial bagi warga sipil.

Sebagai tanggapan, Imarah Islam melancarkan serangan balasan terhadap posisi-posisi Pakistan, menewaskan dan melukai lebih dari 80 tentara Pakistan. (haninmazaya/arrahmah.id)