LEEDS (Arrahmah.id) -- Sebuah mushaf Al Quran dirusak akhir pekan lalu di Rumah Sakit St. James di Leeds, Inggris. Al Quran tersebut dibakar dan dibuang ke toilet.
Dilansir BBC (5/12/2025), CEO Leeds Teaching Hospitals NHS Trust, Brendan Brown, mengatakan bahwa kitab suci umat Islam dan sebuah bab berbingkai dari kitab suci tersebut telah dirusak di Faith Centre di Bexley Wing.
Brown mengatakan bahwa dugaan insiden kebencian tersebut mengkhawatirkan dan sama sekali tidak dapat diterima.
Kepolisian West Yorkshire mengatakan insiden tersebut terjadi pada hari Sabtu, dan menambahkan: "Kami menyadari dampak kejahatan semacam ini terhadap komunitas kami dan akan bekerja sama dengan Leeds Teaching Hospitals NHS Trust untuk menindaklanjuti semua jalur penyelidikan yang tersedia."
Dalam surelnya, Brown mengatakan: "Umat Muslim di seluruh dunia menempatkan makna spiritual yang mendalam dalam Al Quran, dan tindakan-tindakan bersifat Islamofobia tidak memiliki tempat di yayasan ini.
"Kejahatan kebencian terhadap agama atau keyakinan apa pun tidak dapat dimaafkan dan tidak ada kolega, pasien, atau anggota komunitas kami yang seharusnya mengalami atau mendengar tentang tindakan semacam ini.
"Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk menegaskan kembali komitmen dewan untuk menciptakan tempat kerja di mana setiap orang merasa aman, dihargai, dan didukung, terlepas dari latar belakang, keyakinan, atau identitas mereka."
Ia mengatakan yayasan ini mendukung penyelidikan polisi, dan sedang mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan di Faith Centre.
Kepolisian West Yorkshire telah mengimbau siapa pun yang memiliki informasi untuk menghubungi mereka. (hanoum/arrahmah.id)
