Memuat...

Ancaman Erdogan Buat Netanyahu Batalkan Perjalanan ke KTT Sharm el-Sheikh

Zarah Amala
Selasa, 14 Oktober 2025 / 23 Rabiulakhir 1447 10:30
Ancaman Erdogan Buat Netanyahu Batalkan Perjalanan ke KTT Sharm el-Sheikh
(QNN)

GAZA (Arrahmah.id) - Perdana Menteri 'Israel' Benjamin Netanyahu membatalkan kunjungannya ke KTT Sharm el-Sheikh di Mesir setelah intervensi dramatis dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menurut laporan Israel Hayom.

Media 'Israel' itu mengungkap bahwa Erdogan menelepon Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi saat sedang dalam penerbangan, memperingatkan bahwa pesawatnya “tidak akan mendarat jika Netanyahu hadir.”

Pesan Erdogan jelas: Netanyahu harus mundur, atau pesawat Turki akan kembali ke Ankara. Beberapa menit setelah konsultasi antara pejabat Amerika Serikat, 'Israel', dan Mesir, Netanyahu membatalkan kehadirannya. Tak lama kemudian, pesawat Erdogan mendarat dengan selamat di Mesir.

Kantor Netanyahu sebelumnya mengklaim bahwa pembatalan itu disebabkan oleh “waktu libur keagamaan Yahudi” atau karena “keberatan partai-partai religius.” Namun, sumber diplomatik menegaskan kepada Israel Hayom bahwa alasan sebenarnya adalah ancaman langsung Erdogan dan tekanan regional. “Tidak ada pembicaraan dengan partai-partai agama soal pembatalan itu,” kata seorang pejabat 'Israel'.

“Keputusan diambil setelah peringatan Turki sampai ke Washington dan Kairo.”

Pertemuan Sharm el-Sheikh, yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump, awalnya dimaksudkan untuk mendorong rencana regional AS, memperluas kesepakatan normalisasi dengan 'Israel' dan membuka kerja sama baru di bidang energi serta perdagangan.

Namun, seorang diplomat regional mengatakan kepada Israel Hayom bahwa “sejumlah negara belum siap dengan diplomasi jalur cepat Trump,” mengisyaratkan bahwa langkah Erdogan mencerminkan keraguan luas dunia Arab terhadap normalisasi dengan 'Israel' selama genosida di Gaza masih berlangsung.

“Spontanitas diplomatik Presiden Trump tidak diterima dengan baik oleh sebagian pemimpin kawasan,” ujar sumber tersebut. (zarahamala/arrahmah.id)