Memuat...

Ansarullah Rilis Detik-detik Penenggelaman Kapal Kargo Magic Seas di Laut Merah

Zarah Amala
Kamis, 10 Juli 2025 / 15 Muharam 1447 10:15
Ansarullah Rilis Detik-detik Penenggelaman Kapal Kargo Magic Seas di Laut Merah
Serangan terhadap Magic Seas berpotensi kacaukan jalur logistik Israel dan tingkatkan tekanan internasional (media sosial)

SANAA (Arrahmah.id) – Kelompok Ansarullah di Yaman merilis sebuah video pada Selasa (8/7/2025) yang memperlihatkan momen ketika mereka menenggelamkan kapal dagang Magic Seas yang terafiliasi dengan 'Israel' di Laut Merah. Angkatan Bersenjata Yaman menyatakan bahwa kapal tersebut milik perusahaan yang telah melanggar larangan memasuki pelabuhan-pelabuhan 'Israel' di wilayah Palestina yang diduduki.

Video tersebut dibuka dengan peringatan dalam bahasa Inggris dari Angkatan Laut Yaman. Seorang perwira terdengar memerintahkan Magic Seas untuk segera berhenti guna dilakukan pemeriksaan, sembari memberi peringatan keras tentang konsekuensi jika perintah tersebut diabaikan.

Namun, kapal itu menolak untuk patuh. Suara dari atas kapal terdengar menjawab bahwa mereka sedang "melakukan pelayaran legal" dan meminta agar Angkatan Laut Yaman tidak ikut campur.

Tak lama kemudian, video menunjukkan serangkaian serangan yang dilancarkan menggunakan drone laut dan rudal. Ledakan mengguncang kapal, disusul oleh kepulan asap tebal dan api yang membakar dek kapal. Kerusakan parah pun tak terhindarkan.

Rekaman tersebut juga memuat panggilan darurat dari awak kapal. Mereka melaporkan bahwa kapal terkena serangan langsung, mulai kemasukan air, dan sedang tenggelam. Dalam kondisi panik, mereka meminta bantuan dan evakuasi segera.

Kemudian, terlihat beberapa prajurit bersenjata bertopeng menaiki kapal tersebut. Kamera menyorot kerusakan struktur kapal yang sangat parah, air yang terus masuk ke lambung, hingga akhirnya kapal itu tenggelam perlahan ke dasar laut.

Pada Senin (7/7), juru bicara militer Yaman, Yahya Saree, telah mengonfirmasi bahwa kapal tersebut “tenggelam sepenuhnya” setelah dihantam dua perahu bermuatan bahan peledak, lima rudal balistik dan jelajah, serta tiga drone.

Saree menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai respons atas pelanggaran berulang dari perusahaan pemilik kapal, yang dalam sepekan terakhir tetap mengirim tiga kapal ke pelabuhan-pelabuhan 'Israel' meskipun sudah diberi peringatan.

Informasi yang telah diverifikasi menunjukkan bahwa kapal Magic Seas tercatat telah melakukan pelayaran ke Pelabuhan Ashdod di 'Israel' . Terdapat lima dokumen resmi bill of lading yang terdaftar, mencatat pengangkutan barang dari sejumlah perusahaan 'Israel', termasuk Dead Sea Works dan Rotem Amfert, yang memperkuat klaim keterlibatan kapal dalam aktivitas perdagangan dengan 'Israel'.

Saree menambahkan bahwa militer Yaman memastikan awak kapal dapat dievakuasi dengan selamat setelah kapal mulai tenggelam. Ia juga memperingatkan bahwa Ansarullah "tidak akan ragu" untuk menggunakan kekuatan terhadap kapal mana pun yang terkait dengan perusahaan yang mengabaikan perintah Yaman.

Lebih lanjut, Saree menegaskan bahwa operasi militer akan terus berlanjut, termasuk serangan ke pelabuhan selatan 'Israel', Eilat, dan terhadap jalur pelayaran yang terhubung dengan 'Israel' di Laut Merah dan Laut Arab. Kampanye ini, tegasnya, akan terus dijalankan hingga 'Israel' menghentikan genosidanya di Gaza dan mencabut blokade.

Insiden tenggelamnya Magic Seas menjadi eskalasi besar dalam kampanye Yaman untuk memblokir jalur dagang maritim 'Israel'. Sejak Oktober 2023, saat genosida 'Israel' di Gaza dimulai, Ansarullah telah berulang kali menargetkan kapal-kapal yang menuju 'Israel' atau terafiliasi dengan perusahaan-perusahaan 'Israel'. (zarahamala/arrahmah.id)