Memuat...

Asy Syabaab Akui Serangan Bom Bunuh Diri ke Sekolah Militer Somalia

Hanoum
Kamis, 10 Juli 2025 / 15 Muharam 1447 03:55
Asy Syabaab Akui Serangan Bom Bunuh Diri ke Sekolah Militer Somalia
Militan asy Syabab menaiki truk pickup saat mereka bersiap untuk melakukan perjalanan ke Mogadishu, 8 Desember 2008. [Foto: AP]

MOGADISHU (Arrahmah.id) -- Kelompok militan Asy Syabab menyatakan bertanggung jawab atas serangan ke sebuah sekolah pelatihan militer di Mogadishu.

Dilansir Euronews (9/7/20225), belu jelas apakah ada orang lain yang terluka atau tewas dalam ledakan di Akademi Militer Jaalle Siyaad pada hari Rabu tersebut.

Asy Syabab, yang telah lama melancarkan serangan mematikan di Somalia terhadap target pemerintah dan sipil, mengatakan seorang pembom bunuh diri menargetkan delegasi Barat yang sedang melatih rekrutmen.

Tidak segera jelas delegasi mana yang mungkin. Amerika Serikat, Uni Eropa dan Turki termasuk di antara mereka yang telah terlibat dalam pelatihan militer Somalia.

"Pelaku bom bunuh diri mengenakan rompi bunuh diri dan dicegat sebelum mencapai sasarannya. Dia meledakkan dirinya sendiri, menyebabkan korban yang sangat sedikit," kata Adan Hassan, salah satu rekrutan dan seorang saksi, dikutip dari Euro News.

Akademi militer tersebut terakhir kali menjadi sasaran pada bulan Juli 2023, ketika seorang pelaku bom bunuh diri yang menyamar dengan seragam menewaskan sedikitnya 25 tentara dan melukai lebih dari 70 lainnya.

Asy Syabab sering menargetkan instalasi militer sebagai bagian dari perjuangannya yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintah Somalia dan menerapkan hukum Islam.

Pemerintah Somalia dalam beberapa bulan terakhir telah mengintensifkan operasi keamanan untuk menindak militan.

Minggu lalu, pasukan pemerintah melakukan operasi di wilayah Hiran tengah tempat militan Asy Syabab telah merebut kota-kota dan desa-desa penting. (hanoum/arrahmah.id)