Memuat...

Brigade Jenin Serang Konvoi 'Israel', Sementara Penggerebekan 'Israel' Tewaskan Tiga Warga

Zarah Amala
Sabtu, 22 November 2025 / 2 Jumadilakhir 1447 10:00
Brigade Jenin Serang Konvoi 'Israel', Sementara Penggerebekan 'Israel' Tewaskan Tiga Warga
Agresi 'Israel' di Tepi Barat yang diduduki terus berlanjut. (Foto: via media sosial, QNN)

TEPI BARAT (Arrahmah.id) - Brigade Jenin dari Brigade Al-Quds pada Jumat (21/11/2025) mengumumkan bahwa mereka telah meledakkan sebuah alat peledak berpemandu “Sijjil” di daerah Muthallun, menargetkan jalur pergerakan bala bantuan militer 'Israel' yang maju menuju kota tersebut.

Pada saat yang sama, Brigade Nablus dari Al-Quds Brigades dilaporkan terlibat kontak senjata dengan unit infanteri 'Israel' menggunakan tembakan berat dan langsung di dekat sebuah rumah yang terkepung, sementara para pejuang terus menghadapi pasukan 'Israel' di desa Tal, menyesuaikan taktik mereka dengan kondisi lapangan yang terus berubah.

Sebelumnya, pasukan khusus 'Israel' menyusup ke Tal dan mengepung rumah milik Walid Ishtiyeh, kemudian melakukan penggerebekan dengan sejumlah jip dan kendaraan militer.

Operasi tersebut mengakibatkan tewasnya Younes Walid Muhammad Ishtiyeh, seorang polisi berusia 24 tahun, dan jenazahnya ditahan oleh pasukan 'Israel', menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Media lokal melaporkan bahwa pasukan 'Israel' melepaskan peluru tajam dan granat kejut di sekitar rumah tersebut, melukai Ishtiyeh dan menghalangi tim Bulan Sabit Merah Palestina untuk menjangkaunya. Ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Dalam perkembangan terpisah, pasukan 'Israel' menggerebek beberapa wilayah di Nablus, termasuk lingkungan Rafidia dan Jalan Al-Academy, di mana mereka mendirikan pos-pos pemeriksaan sementara sebelum menarik diri.

Penangkapan di Tubas dan Jenin

Sementara itu, pasukan 'Israel' menahan seorang pemuda Palestina setelah mengepung rumah keluarganya di dekat kamp Al-Fara’a, selatan Tubas.

Menurut Kamal Bani Odeh, direktur Klub Tahanan Tubas, Mahdi Ibrahim Mutlaq al-Aydi, 25 tahun, diculik setelah penggerebekan yang dilakukan pasukan khusus 'Israel', didukung unit dari pos militer Hamra.

Di Jenin, pasukan 'Israel' juga mengepung sebuah rumah di kota bagian barat Burqin dan menangkap seorang pemuda Palestina lainnya. Sumber lokal mengatakan bahwa unit khusus 'Israel' memasuki kota itu dengan kendaraan putih berpelat Palestina, mengepung rumah, dan memerintahkan seorang pemuda untuk menyerah menggunakan pengeras suara. Bala bantuan kemudian tiba, dengan tentara ditempatkan di atap-atap sekitar.

Media lokal mengonfirmasi bahwa pasukan 'Israel' akhirnya menangkap Amin Muhammad Sahmoud sebelum menarik diri.

Selain Ishtiyeh, Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi bahwa pasukan 'Israel' menewaskan dua anak Palestina dalam sebuah operasi militer di kota Kafr Aqab, sebelah utara Yerusalem yang diduduki.

Kedua korban adalah Amro Khaled Ahmad al-Marbooh (18) dan Sami Ibrahim Sami Mashaikh (16). Prosesi pemakaman digelar di Kafr Aqab, dimulai dari Kompleks Medis Palestina di Ramallah.

Secara terpisah, dilaporkan bahwa pemukim 'Israel' melakukan serangkaian serangan kekerasan terhadap warga Palestina dan properti mereka di berbagai wilayah Tepi Barat yang diduduki pada Jumat (21/11).

Serangan-serangan tersebut terdokumentasi mulai dari Masafer Yatta, Bethlehem, Ramallah, Nablus, hingga Tulkarm, seiring meningkatnya eskalasi kekerasan pemukim. (zarahamala/arrahmah.id)