Memuat...

Dalih Memerangi Teroris, Polisi India Tangkapi Ratusan Muslim Kashmir

Hanoum
Jumat, 14 November 2025 / 24 Jumadilawal 1447 03:24
Dalih Memerangi Teroris, Polisi India Tangkapi Ratusan Muslim Kashmir
Polisi India melakukan penggerebekan terhadap kelompok Jamaat-e-Islami (JeI). [Foto: X]

SRINAGAR (Arrahmah.id) -- Polisi India di Kashmir mengatakan bahwa lebih dari 200 lokasi di Kulgam digerebek pada hari Rabu (12/11/2025), sementara 400 operasi pengepungan dan ratusan orang telah ditahan dalam empat hari terakhir di distrik Kashmir Selatan.

Dilansir Indian Express (13/11), penggrebekan itu dilakukan sebagai penindakan pada pendukung sel -sel kelompok militan Jamat-e-Islami (JeI), yang telah dilarang sejak 2019.

“Penggerebekan dilakukan di rumah dan tempat tinggal anggota JeI dan rekan-rekan mereka, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk membongkar ekosistem teror dan struktur pendukungnya di tingkat akar rumput,” kata polisi.

Setelah penggerebekan ini, 500 orang dari Kulgam yang berafiliasi dengan JKNOP dan kelompok terlarang lainnya diinterogasi, dan banyak yang telah dipindahkan ke Penjara Distrik Mattan di Anantnag berdasarkan undang-undang pencegahan.

Di Sopore, penggerebekan antiteror di seluruh distrik dilakukan Rabu dini hari di lebih dari 30 lokasi, dengan alasan keberadaan ekosistem separatis. Polisi Sopore mengatakan bahwa beberapa orang sedang diperiksa untuk memastikan keterlibatan mereka dalam kegiatan ilegal.

Beberapa lokasi di Ganderbal, Awantipora, Anantnag, Budgam, Shopian, Bandipora, dan Pulwama juga digerebek sebagai bagian dari operasi polisi terhadap Jamaat-e-Islami.

Polisi J&K mengklaim telah menemukan sejumlah besar materi yang memberatkan, termasuk dokumen, perangkat digital, dan konten cetak yang memiliki hubungan langsung dengan kelompok terlarang tersebut. Materi-materi ini telah disita untuk analisis terperinci, sementara beberapa tersangka telah ditahan untuk diinterogasi guna memastikan peran mereka dalam kegiatan ilegal dan subversif.

Operasi-operasi ini disebut sebagai bagian krusial dari strategi pencegahan berkelanjutan Kepolisian J&K yang bertujuan untuk membongkar ekosistem teror-separatis, memutus jaringan ideologis, finansial, dan logistiknya, serta memastikan perdamaian dan kondisi normal tetap terjaga di wilayah-wilayah ini.

Selama seminggu terakhir, lebih dari 1.500 orang telah ditangkap untuk diinterogasi di Lembah Kashmir.

Sumber mengatakan kepada The Indian Express sebelumnya bahwa operasi tersebut adalah serangan pencegahan, berdasarkan masukan yang dapat dipercaya, dan bertujuan untuk mencegah reorganisasi militan. (hanoum/arrahmah.id)