KOTWALI (Arrahmah.id) -- Sejumlah orang diduga dari massa Hindu radikal melemparkan selebaran teror ke depan rumah warga Muslim di desa Bhonkheda, Kotwali, India. Dalam selebaran itu, mereka diusir dari rumah dengan ancaman dibakar hidup-hidup bila menolak.
Dilansir Bhaskar (4/1/2026), kejadian yang terjadi menjalang Tahun Baru 2026 itu menciptakan suasana tegang di desa dan membuat marah warga Muslim.
Mengantisipasi terjadinya kerusuhan berbau SARA, polisi India setempat mendatangi tempat kejadian dan menyita selebaran-selebaran berbau SARA tersebut.
Warga Muslim mengatakan kepada polisi bahwa Bhonkheda adalah desa yang didominasi oleh etnis Gujjar, di mana lebih dari selusin rumah tangga warga Muslim tinggal bersama mereka.
Inspektur Kotwali Anil Kumar Shahi menyatakan bahwa masalah ini sedang dipertimbangkan dan sedang diselidiki. Tindakan hukum lebih lanjut akan diambil setelah penyelidikan selesai. (hanoum/arrahmah.id)
