Memuat...

Dinilai Menyalahi Norma, IIA Tahan 4 Pemuda Afghanistan Berkostum Peaky Blinders

Hanoum
Rabu, 10 Desember 2025 / 20 Jumadilakhir 1447 05:53
Dinilai Menyalahi Norma, IIA Tahan 4 Pemuda Afghanistan Berkostum Peaky Blinders
Empat pemuda Afghanistan berpakian ala pemain film Peaky Blinders. [Foto: Amu TV]

KABUL (Arrahmah.id) -- Empat pemuda ditahan oleh otoritas Taliban atau (Imarah Islam Afghanistan) dan dimasukkan ke dalam program rehabilitasi karena berjalan-jalan di tempat umum dengan berpakaian seperti karakter favorit mereka dari drama Inggris yang populer, Peaky Blinders.

Kementerian Amar Maruf Nahi Munkar IIA mengatakan, seperti dilansir CBC News (9/12/2025), keempat pemuda tersebut, yang menjadi populer di Herat selatan, ditahan karena mempromosikan budaya asing.

"Mereka mempromosikan budaya asing dan meniru aktor film Barat. Mereka ditangkap dan program rehabilitasi dimulai untuk mereka," kata Saif-ur-Islam Khyber, juru bicara kementerian, "Segala puji bagi Allah, kami adalah Muslim dan warga Afghanistan. Kami memiliki agama, budaya, dan nilai-nilai kami sendiri. Melalui banyak pengorbanan, kami telah melindungi negara ini dari penyebaran budaya yang berbahaya, dan sekarang kami juga mempertahankannya."

Namun, berbicara dengan CBS News pada hari Selasa (9/12), Khyber mengatakan bahwa orang-orang tersebut tidak secara resmi ditangkap, "hanya dipanggil, diberi nasihat, dan kemudian dibebaskan."

"Kami memiliki nilai-nilai agama dan budaya kami sendiri, dan khususnya untuk pakaian, kami memiliki gaya tradisional tertentu," kata Khyber kepada CBS News.

"Pakaian yang mereka kenakan sama sekali tidak memiliki identitas Afghanistan dan tidak sesuai dengan budaya kami. Kedua, tindakan mereka adalah meniru aktor dari film Inggris. Masyarakat kami adalah Muslim. Jika kita ingin mengikuti atau meniru seseorang, kita harus mengikuti pendahulu agama kita yang saleh dalam hal-hal yang baik dan sah," tambahnya.

Keempat pemuda yang terdiri dari Asghar Husinai, Jalil Yaqoobi, Ashore Akbari, dan Daud Rasa, baru-baru ini muncul di acara bincang-bincang YouTuber lokal. Mereka nampak sering terlihat berjalan-jalan mengenakan pakaian yang meniru keluarga Shelby dari serial hit Netflix.

Video dan foto mereka berjalan berdampingan dengan kostum mereka telah beredar luas di media sosial di Afghanistan beberapa hari sebelum penangkapan mereka.

Dalam wawancara dengan saluran YouTube lokal Hirat Mic, para pemuda tersebut mengatakan bahwa mereka mengagumi mode pertunjukan tersebut dan telah menerima reaksi yang sangat positif dari penduduk setempat.

"Awalnya kami ragu-ragu, tetapi begitu kami keluar, orang-orang menyukai gaya kami, menghentikan kami di jalan, dan ingin berfoto bersama kami," kata Yaqoobi. "Beberapa komentar negatif, tetapi kami hanya memperhatikan apresiasi."

Namun setelah diberikan penjelasan oleh orotitas setempat salah satu pemuda yang menyatakan penyesalan atas keputusannya untuk mengenakan pakaian Barat.

"Saya punya akun Instagram dan memiliki lima juta pengikut. Tanpa menyadarinya, saya dulu mempublikasikan dan menyebarkan hal-hal yang bertentangan dengan Syariah," kata suara dalam rekaman audio tersebut, yang diidentifikasi oleh kementerian hanya sebagai salah satu pemuda, tanpa menyebutkan namanya. "Saya dipanggil dan diberi nasihat, dan mulai hari ini saya tidak akan lagi terlibat dalam kegiatan berdosa seperti itu — dan saya telah berhenti." (hanoum/arrahmah.id)