Memuat...

Hamas Kecam Aksi Menteri 'Israel' yang Berdoa di Masjid al Aqsa

Hanoum
Kamis, 9 Oktober 2025 / 18 Rabiulakhir 1447 03:52
Hamas Kecam Aksi Menteri 'Israel' yang Berdoa di Masjid al Aqsa
Menteri Keamanan Nasional Israeli Itamar Ben-Gvir berdoa di kompleks Masjid Al-Aqsa pada 8 Oktober 2025. [Foto: Jewish Power/Handout via REUTERS]

GAZA (Arrahmah.id) -- Kelompok perlawanan Palestina Hamas mengecam keras langkah kontroversial terbaru Menteri Keamanan Nasional 'Israel' Itamar Ben-Gvir yang lagi-lagi memasuki kawasan dan berdoa di Masjid Al Aqsa, Yerusalem, Palestina, Rabu (8/10/2025).

Melalui pernyataan, Hamas menuturkan tindakan Ben Gvir ini merupakan provokasi terang-terangan yang berlangsung kala negosiasi gencatan senjata di Jalur Gaza baru dimulai lagi di Mesir.

"Provokasi langsung ini mencerminkan mentalitas pemerintah fasisme (Israel) yang memang sengaja melanggar kesucian Al Aqsa dan melukai perasaan umat Muslim seluruh dunia," ucap Hamas dalam pernyataannya.

Ben-Gvir, menteri 'Israel' ekstrem kanan dan anti-Palestina, kembali mengajak beberapa rombongannya memasuki kompleks Masjid Al Aqsa pada Rabu pagi waktu setempat.

Dikutip Al Jazeera (8/10), Ben Gvir berdoa meminta "kemenangan dalam perang, kehancuran Hamas, dan pembebasan warga sandera Hamas."

Di bawah status quo, hanya umat Muslim yang boleh beribadah di kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur, wilayah Tepi Barat Palestina yang masih diduduki Israel.

Sementara itu, kompleks Masjid Al Aqsa juga menjadi situs suci bagi umat Yahudi yang kerap menyebut Kawasan itu sebagai Tembok Ratapan (Temple Mount).

Di bawah status quo pula, Kawasan Al Aqsa menjadi tanggung jawab dari Dewan Waqf Yordania. Ini ditetapkan demi meredam konflik dan menghindari kawasan Al Aqsa titik panas bentrokan antarwarga dan umat beragama.

Sementara itu, 'Israel' hanya memiliki kewenangan untuk menjaga keamanan di kawasan.

Namun, status quo ini kerap dilanggar oleh 'Israel'. Pasukan keamanan negara Zionis kerap melarang umat Islam, terutama dari Palestina, beribadah di Masjid Al Aqsa termasuk saat bulan suci Ramadan.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah menteri termasuk Ben Gvir juga kerap menerobos masuk bersama ratusan warga Yahudi 'Israel' untuk beribadah di sana meski sudah jelas larangannya.

Ben Gvir bahkan sering dikawal pasukan 'Israel' untuk mengunjungi kompleks Al Aqsa dan melanggar status quo. (hanoum/arrahmah.id)