GAZA (Arrahmah.id) - Gerakan perlawanan Palestina Hamas membantah klaim 'Israel' yang menuduh pihaknya mengetahui lokasi pemakaman dua prajurit 'Israel' yang tewas di Gaza, di tengah meningkatnya ketegangan terkait isu tawanan dan jenazah.
Media 'Israel' sebelumnya melaporkan bahwa pejabat di Tel Aviv memperkirakan Hamas mengetahui lokasi jenazah Kolonel Asaf Hamami dan Letnan Hadar Goldin, namun memilih untuk tidak menyerahkannya saat ini.
Menanggapi laporan itu, juru bicara Hamas Hazem Qassem menolak tuduhan tersebut dan menyebutnya “bohong dan menyesatkan.” Ia mengatakan perubahan besar pada kondisi wilayah Gaza akibat agresi 'Israel' membuat mustahil bagi siapa pun untuk memastikan lokasi jenazah-jenazah tersebut.
Qassem menegaskan bahwa Hamas berkomitmen menyelesaikan tahap pertama dari kesepakatan pertukaran guna menutup celah bagi dalih-dalih 'Israel'. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah menyerahkan 18 jenazah tawanan Israel, namun keterbatasan alat dan sumber daya masih menghambat upaya evakuasi jenazah lainnya.
“Warga Gaza berhak mendatangkan peralatan yang dibutuhkan untuk mengevakuasi sekitar 10 ribu jenazah warga Palestina yang masih tertimbun di bawah reruntuhan akibat serangan 'Israel',” ujarnya.
Isu terkait tawanan dan jenazah kini menjadi salah satu titik utama perselisihan dalam negosiasi tidak langsung antara Hamas dan 'Israel', sementara situasi kemanusiaan di Gaza terus memburuk akibat blokade dan serangan militer yang berkelanjutan. (zarahamala/arrahmah.id)
