Memuat...

Imarah Islam Afghanistan Pulihkan Misi Diplomatik Utama di Jerman

Hanin Mazaya
Selasa, 11 November 2025 / 21 Jumadilawal 1447 17:03
Imarah Islam Afghanistan Pulihkan Misi Diplomatik Utama di Jerman
(Foto: Tolo News)

BONN (Arrahmah.id) - Konsulat Afghanistan di Bonn, Jerman, telah mengumumkan dimulainya kembali operasionalnya. Menurut pernyataan resmi, para pemohon kini dapat membuat janji temu daring melalui situs web konsulat mulai Senin (10/11/2025) untuk mendapatkan layanan konsuler.

Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa layanan pencetakan paspor juga akan segera diluncurkan di konsulat.

Zia Ahmad Takal, Kepala Hubungan Masyarakat di Kementerian Luar Negeri Imarah Islam Afghanistan, mengatakan: “Konsulat Afghanistan di Bonn telah kembali beroperasi, dan para pemohon kini dapat menjadwalkan janji temu daring melalui situs web untuk mendapatkan layanan konsuler.”

Konsulat tersebut sebelumnya ditutup karena perselisihan internal dan pengunduran diri massal mantan stafnya, lansir Tolo News (11/11).

Dalam beberapa bulan terakhir, banyak migran Afghanistan di Jerman menghadapi tantangan serius terkait perpanjangan paspor, izin tinggal, dan layanan perbankan akibat penangguhan operasional konsuler di Bonn.

Alireza Karimi, seorang migran Afghanistan di Jerman, mengatakan: “Tidak adanya kedutaan dan misi diplomatik Afghanistan di negara-negara Eropa telah menyebabkan masalah serius bagi pencari suaka Afghanistan dalam menangani urusan administratif, perpanjangan dokumen, penerbitan paspor, dan akses ke layanan konsuler. Pembukaan kembali misi Afghanistan yang baru di Bonn dapat menjadi langkah besar dalam meringankan masalah ini.”

Konsulat Afghanistan di Bonn dianggap sebagai salah satu pusat layanan terpenting bagi warga negara Afghanistan di Jerman. Pembukaan kembali konsulat ini menandakan upaya untuk memulihkan hubungan konsuler formal antara warga negara Afghanistan di Eropa dan lembaga resmi negara tersebut.

Najib ur-Rahman Shamal, seorang analis politik, mencatat: “Meskipun Jerman belum secara resmi mengakui pemerintah Afghanistan, pembukaan kembali dan pengoperasian kedutaan dan konsulat tidak hanya dapat menyediakan layanan konsuler bagi warga Afghanistan tetapi juga meningkatkan keterlibatan Afghanistan dengan Jerman.”

Hal ini terjadi setelah para diplomat dari Imarah Islam baru-baru ini mengunjungi Austria, Jerman, dan Swiss untuk memperluas hubungan diplomatik dengan negara-negara Eropa. Selama kunjungan tersebut, mereka mengadakan pembicaraan dengan pejabat kementerian luar negeri dan lembaga lainnya mengenai berbagai masalah politik, termasuk membangun layanan konsuler bagi warga negara Afghanistan yang tinggal di negara-negara tersebut. (haninmazaya/arrahmah.id)