ISLAMABAD (Arrahmah.id) - Dalam beberapa minggu terakhir, beberapa tokoh agama dan politik Pakistan telah melakukan perjalanan ke Kabul dan bertemu dengan para pejabat Imarah Islam Afghanistan. Namun, kunjungan-kunjungan ini tampaknya menuai ketidaksetujuan dari pemerintah Pakistan.
Dalam insiden terbaru, otoritas imigrasi Pakistan mencegah Kifayatullah, seorang pemimpin senior Jamiat Ulema-e-Islam Pakistan (JUI-F), untuk melakukan perjalanan ke Afghanistan di Bandara Internasional Islamabad kemarin (21/2/2026), seperti dilansir Tolo News.
Menurut sumber-sumber Pakistan, ia bermaksud untuk menghadiri pertemuan di Kabul dan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Imarah Islam. Namun, pemerintah Pakistan belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai masalah ini.
Jurnalis Pakistan Tahir Khan mengatakan: “Ia menyatakan bahwa ia berencana untuk melakukan perjalanan ke Kabul untuk bertemu dengan beberapa tokoh senior untuk membahas situasi terkini antara Afghanistan dan Pakistan, cara-cara untuk mengurangi ketegangan dalam hubungan bilateral, dan situasi keamanan di Pakistan.”
Langkah Islamabad ini terjadi meskipun sebelumnya ada kritik dari JUI-F dan beberapa partai agama lainnya di Pakistan terhadap kebijakan negara tersebut terhadap Afghanistan.
Para analis politik percaya bahwa pencegahan kunjungan semacam itu menunjukkan upaya Islamabad untuk memastikan bahwa kontak independen antara partai-partai keagamaan dan politik dengan Afghanistan tidak terjadi di luar kerangka formal pemerintah Pakistan.
Mu’in Gul Samkani, seorang analis politik, mengatakan: “Pemerintah Pakistan, khususnya militernya, memiliki pengaruh di seluruh negeri dan tidak mengizinkan orang-orang di kedua sisi Garis Durand untuk menjalin hubungan independen.”
Hal ini terjadi setelah seorang mantan pemimpin Jamaat-e-Islami Pakistan baru-baru ini menyatakan bahwa selama kunjungannya ke Kabul, ia bertemu dengan para pejabat senior Imarah Islam, termasuk Perdana Menteri, untuk mencari solusi atas tantangan antara kedua negara. (haninmazaya/arrahmah.id)
