Memuat...

'Israel' Tangkap 4 Anggota ISIS di Tepi Barat; Penangkapan Ke-2 di 2026 dan Ke-39 Sejak 2025

Hanoum
Kamis, 19 Februari 2026 / 2 Ramadan 1447 03:59
'Israel' Tangkap 4 Anggota ISIS di Tepi Barat; Penangkapan Ke-2 di 2026 dan Ke-39 Sejak 2025
Seorang tentara IDF berjalan dengan senjatanya di jalanan selama penggerebekan militer di desa al-Yamun, Tepi Barat, dekat Jenin, 17 Februari 2026. [Foto: AP Photo/Leo Correa]

TEPI BARAT (Arrahmah.id) -- Tentara 'Israel' dan polisi menangkap empat anggota yang diduga terkait kelompok militan Islamic State (ISIS) di Jericho, Tepi Barat, yang menurut para pejabat keamanan sedang merencanakan serangan teror terhadap target 'Israel'. Penangkapan ini merupakan yang kedua kalinya di tahun 2026, serta bagian dari total 39 penangkapan sejak pertengahan 2025 dan 99 sejak 2014, menurut  The Times of Israel (17/2/2026).

Dilansir The Times of Israel, tiga dari tersangka ditangkap dalam razia oleh batalion Lions of the Valley, sementara seorang lagi ditangkap dalam operasi oleh pasukan Border Police pada hari berikutnya, kata otoritas keamanan. Semua kini berada di tangan unit intelijen Shin Bet untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Otoritas 'Israel' mengatakan bahwa mereka menindaklanjuti intelijen yang menunjukkan dugaan perencanaan serangan teror di dalam maupun dari Tepi Barat, di mana sel-sel kecil yang terinspirasi ISIS telah beberapa kali muncul sepanjang konflik yang meningkat sejak Oktober 2023. Penangkapan ini dianggap sebagai bagian dari operasi berkelanjutan untuk mencegah serangan di tengah periode Ramadhan yang sering menjadi momen meningkatnya ketegangan.

Menurut The Times of Israel, tersangka sekarang menjalani interogasi dan akan dihadapkan pada dakwaan terkait tindakan terorisme jika bukti cukup kuat. Unit Shin Bet mengidentifikasi mereka sebagai anggota jaringan kecil yang mendukung aktivitas teroris dan berencana melakukan serangan, meskipun rincian rencana mereka belum dipublikasikan.

Penangkapan baru ini merupakan yang kedua pada 2026 setelah serangkaian razia terhadap sel-sel militan kecil di Tepi Barat oleh pasukan keamanan 'Israel', yang menurut angka resmi telah menangkap puluhan tersangka sejak pertengahan 2025. Data internal militer menyebut jumlah keseluruhan penangkapan yang terkait dengan kekerasan dan ancaman teror di wilayah itu sejak 2014 mencapai hampir 100 kasus, menandakan tantangan berkelanjutan terhadap strategi keamanan 'Israel' di wilayah pendudukan.

Para analis keamanan mengatakan bahwa meskipun ISIS kehilangan sebagian besar wilayahnya di Irak dan Suriah, loyalisnya masih berupaya merencanakan serangan di luar pusat kekuasaan asal mereka, termasuk di wilayah seperti Tepi Barat yang tetap rawan konflik. (hanoum/arrahmah.id)

Seorang tentara IDF berjalan dengan senjatanya di jalanan selama penggerebekan militer di desa al-Yamun, Tepi Barat, dekat Jenin, 17 Februari 2026. (AP Photo/Leo Correa)