Memuat...

Kesaksian Baru Ungkap Kejahatan Perang 'Israel' di Gaza, Gunakan Anak-anak sebagai Perisai Manusia

Zarah Amala
Kamis, 24 Juli 2025 / 29 Muharam 1447 10:15
Kesaksian Baru Ungkap Kejahatan Perang 'Israel' di Gaza, Gunakan Anak-anak sebagai Perisai Manusia
Menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia adalah tindakan ilegal berdasarkan hukum internasional [Getty]

GAZA (Arrahmah.id) - Sebuah kesaksian terbaru dari seorang tentara 'Israel' mengungkap keterlibatan pasukan 'Israel' dalam kejahatan perang di Gaza, termasuk penembakan terhadap warga sipil secara langsung dan penggunaan anak-anak sebagai perisai manusia.

Tentara yang diwawancarai oleh surat kabar Yedioth Ahronoth itu tidak disebutkan namanya dan hanya diidentifikasi sebagai “N”. Ia mengaku bahwa komandannya membiarkan pasukannya menembak warga sipil, termasuk anak-anak dan orang lanjut usia, selama berhari-hari ketika mereka ditempatkan di luar sebuah rumah sakit di Gaza.

“Sebagian dari mereka bertindak karena dendam, sebagian karena takut, dan sebagian lagi karena kelelahan. Ketika kamu lelah, kamu tidak berpikir jernih,” kata N kepada media tersebut.

Ia juga mengisahkan bagaimana unitnya menculik dua remaja Palestina dari koridor kemanusiaan, jalur yang seharusnya aman, dan memaksa mereka menjadi perisai manusia. Kedua remaja itu diborgol, ditutup matanya, lalu disuruh masuk ke bangunan-bangunan yang dicurigai dipasangi jebakan atau mungkin menyembunyikan pejuang bersenjata.

Penggunaan warga sipil sebagai perisai manusia jelas melanggar hukum internasional.

“Apa yang sebenarnya terjadi adalah kami menyakiti puluhan ribu warga sipil, dan juga para sandera ('Israel') sendiri,” ujar N. “Pemerintah menempatkanmu dalam bahaya, teman-temanmu terbunuh, dan kau melakukan lebih banyak kejahatan daripada kebaikan. Kamu merasa dikhianati.”

Laporan ini menambah panjang daftar kesaksian dari tentara 'Israel' sendiri yang mulai angkat bicara soal kejahatan perang yang dilakukan terhadap warga Palestina di Gaza.

Surat kabar Haaretz juga telah merilis sejumlah investigasi dalam beberapa bulan terakhir yang memperkuat bukti-bukti kekejaman tersebut. Salah satu laporan pada Juni lalu menyebutkan bahwa sejumlah tentara diperintahkan untuk dengan sengaja menembak warga sipil. Tahun lalu, media yang sama melaporkan bahwa militer 'Israel' telah menggunakan warga Palestina sebagai perisai manusia dalam misi pencarian alat peledak.

Rekaman yang bocor dan dipublikasikan oleh Al Jazeera tahun lalu juga menunjukkan seorang pria Palestina yang hampir telanjang dipaksa mencari bahan peledak oleh tentara 'Israel', dengan tangan terikat ke belakang.

Ada ratusan kesaksian lainnya dari warga Palestina yang menyatakan bahwa mereka dijadikan perisai manusia oleh pasukan 'Israel', termasuk yang didokumentasikan oleh organisasi HAM 'Israel', B’Tselem. (zarahamala/arrahmah.id)