Memuat...

Macron Tegaskan Pengakuan Palestina, Muhammadiyah: Semoga Negara Barat Lain Ikut

Ameera
Ahad, 27 Juli 2025 / 3 Safar 1447 19:24
Macron Tegaskan Pengakuan Palestina, Muhammadiyah: Semoga Negara Barat Lain Ikut
Macron Tegaskan Pengakuan Palestina, Muhammadiyah: Semoga Negara Barat Lain Ikut

JAKARTA (Arrahmah.id) – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa Prancis akan secara resmi mengakui Negara Palestina pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dijadwalkan September mendatang.

Keputusan ini disampaikan Macron melalui unggahan di media sosial X dan Instagram pada Kamis (24/7/2025) waktu setempat.

“Sesuai dengan komitmen historisnya untuk perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah, saya telah memutuskan bahwa Prancis akan mengakui Negara Palestina. Saya akan membuat pengumuman resmi di Majelis Umum PBB pada bulan September,” tulis Macron.

Langkah Prancis ini mendapat beragam reaksi dari dunia internasional, termasuk dari Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Banyak pihak menilai keputusan ini dapat memengaruhi dinamika politik di Timur Tengah dan hubungan Prancis dengan negara-negara sekutunya.

Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, menyambut positif langkah tersebut dan menilai pengakuan Prancis menjadi momentum penting dalam perjuangan kemerdekaan Palestina.

“Kita sambut gembira karena dengan demikian jumlah negara-negara maju yang mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menjadi negara yang merdeka dan berdaulat akan semakin meningkat,” ujar Anwar, Ahad (27/7/2025).

Anwar menilai keputusan ini memiliki dampak signifikan bagi Palestina, mengingat Prancis selama ini dikenal sebagai sekutu dekat Israel bersama Inggris dan Amerika Serikat.

“Tindakan Prancis ini tentu jelas sangat membantu perjuangan rakyat Palestina,” tambahnya.

Muhammadiyah berharap langkah Prancis ini diikuti oleh negara-negara Barat lainnya.

“Kita berharap dengan adanya perubahan sikap Prancis ini juga akan bisa diiringi oleh negara-negara lain sehingga diharapkan berdirinya sebuah negara Palestina yang merdeka dan berdaulat yang bisa tegak sama tinggi dan duduk sama rendah dengan negara-negara lainnya akan bisa segera terwujud,” jelas Anwar.

Pengakuan ini menjadi salah satu perkembangan penting di tengah konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Bagi rakyat Palestina, dukungan dari negara-negara besar seperti Prancis diyakini dapat mempercepat tercapainya kemerdekaan yang telah lama diperjuangkan.

(ameera/arrahmah.id)