Memuat...

Pasukan 'Israel' Tembaki Massa Kelaparan, Lalu Hantam Kantor Bulan Sabit Merah

Zarah Amala
Senin, 4 Agustus 2025 / 11 Safar 1447 09:47
Pasukan 'Israel' Tembaki Massa Kelaparan, Lalu Hantam Kantor Bulan Sabit Merah
Pasukan 'Israel' Tembaki Massa Kelaparan, Lalu Hantam Kantor Bulan Sabit Merah

GAZA (Arrahmah.id) - Pasukan pendudukan 'Israel' kembali melancarkan serangan mematikan pada Ahad (3/8/2025), menargetkan warga Palestina yang tengah mengantre bantuan kemanusiaan di sekitar Rafah dan Khan Yunis, wilayah selatan Jalur Gaza. Seperti dilaporkan Al Jazeera yang mengutip sumber medis, setidaknya 22 warga Palestina tewas sejak fajar, termasuk 16 orang yang sedang menunggu pembagian makanan.

Menurut Layanan Darurat dan Ambulans Gaza, sembilan warga sipil ditembak mati oleh tentara 'Israel' di dekat titik distribusi bantuan di utara Rafah pada pagi hari.

Pembantaian ini terjadi hanya dua hari setelah utusan AS, Steve Witkoff, mengunjungi salah satu pusat bantuan milik lembaga yang menamakan diri Gaza Humanitarian Foundation, organisasi berbasis Amerika Serikat yang diklaim sebagai penyalur bantuan, namun justru kerap muncul di sekitar lokasi-lokasi serangan terhadap warga sipil.

Hampir bersamaan, Rumah Sakit Al-Awda di kamp pengungsi Nuseirat juga melaporkan empat orang tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan di dekat pusat distribusi bantuan di jalur Netzarim, Gaza tengah.

Pembunuhan massal di sekitar titik distribusi bantuan kini menjadi fenomena yang makin sering terjadi, terutama di lokasi-lokasi yang dikendalikan oleh lembaga bantuan berbasis AS, atau sepanjang rute yang dilalui konvoi bantuan terbatas yang diizinkan masuk ke wilayah Gaza yang terkepung.

Sumber rumah sakit mencatat, pada Sabtu saja (2/8), 38 warga Palestina yang tengah mencari bantuan tewas akibat tembakan tentara 'Israel'.

Berdasarkan data PBB dan Kementerian Kesehatan Gaza, sejak Mei, ketika Gaza Humanitarian Foundation mengambil alih koordinasi distribusi bantuan, lebih dari 1.500 warga Palestina telah dibunuh, dan lebih dari 10.000 lainnya terluka akibat tembakan 'Israel' dan pasukan keamanan asing yang bekerja untuk organisasi tersebut.

Serangan ke Bulan Sabit Merah Palestina

Di insiden terpisah, tiga warga sipil tewas dan beberapa lainnya luka-luka setelah 'Israel' menyerang Sekolah Faisal di barat Khan Yunis, tempat para pengungsi berlindung dari gempuran.

Tak hanya itu, pasukan 'Israel' juga membombardir markas Bulan Sabit Merah Palestina di Khan Yunis pada Ahad dini hari (3/8). Serangan itu menewaskan satu staf dan melukai tiga lainnya. Seorang sumber dari organisasi tersebut menyebut bahwa rudal langsung menghantam lantai satu gedung administrasi dan memicu kebakaran. Tak ada peringatan sebelumnya.

Di wilayah lain di Khan Yunis selatan, satu orang tewas setelah sebuah sepeda disasar serangan udara 'Israel', menurut sumber Palestina.

Sementara itu, tiga orang lagi tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam pengeboman 'Israel'terhadap lingkungan Shuja’iyya di timur Kota Gaza. Sebelumnya, serangan drone di Jalan Al-Nafaq, Gaza tengah, juga melukai beberapa warga sipil, termasuk anak-anak.

Artileri 'Israel' kembali menggempur bagian utara kamp pengungsi Nuseirat, di tengah intensifikasi serangan di seluruh Jalur Gaza.

Sumber medis melaporkan bahwa pada Sabtu saja (2/8), total 62 warga Palestina tewas akibat tembakan 'Israel'.

Sejak serangan militer 'Israel' dimulai kembali pada Maret lalu, Kementerian Kesehatan mencatat lebih dari 9.200 warga Palestina telah gugur, dan sekitar 37.000 lainnya mengalami luka-luka. (zarahamala/arrahmah.id)